Duh! Lapak UMKM Rp 1,6 Miliar di Mataram Terbengkalai, Rusak dan Tak Terurus

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Duh! Lapak UMKM Rp 1,6 Miliar di Mataram Terbengkalai, Rusak dan Tak Terurus

Nathea Citra - detikTravel
Rabu, 20 Mei 2026 16:06 WIB
Kondisi lapak UMKM di kawasan Teras Udayana, Kota Mataram, Selasa (19/5/2026). (Foto: Nathea Citra/detikBali)
Kondisi lapak UMKM di Teras Udayana, Kota Mataram (Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Teras Udayana, Kota Mataram kondisinya kini terbengkalai. Belasan lapak rusak dan tidak terurus.

Bangunan yang dibangun dengan anggaran senilai Rp 1,6 miliar tersebut saat ini terbengkalai dan tak kunjung beroperasi. Dari pantauan di lokasi, belasan lapak berukuran 4x4 meter tampak tak berpenghuni dan ditinggalkan pemiliknya.

Beberapa lapak bahkan terlihat kotor dan mulai mengalami kerusakan karena tak pernah digunakan, baik oleh penjual dan juga pembeli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram, Irwan Harimansyah, membenarkan kondisi belasan lapak di Teras Udayana tersebut belum dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM. Irwan menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram sedang menata ulang kawasan itu.

"Dulu sempat dibuka secara seremonial, tapi sekarang sepi. Sedang kami tata ulang masalah ini," kata Irwan saat dikonfirmasi, Selasa (19/5).

ADVERTISEMENT

"Kami belum tarik retribusi karena sampai saat ini belum bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin," imbuhnya.

Irwan mengaku sudah memanggil sejumlah pedagang yang sempat menempati lapak UMKM di Teras Udayana pada awal-awal fasilitas itu diresmikan. Pemanggilan ini diharapkan dapat memberi solusi agar area tersebut bisa kembali aktif.

"Kami juga akan berkoordinasi dan duduk bersama dengan Dinas Pariwisata, Dishub, dan DLH juga," ungkapnya.

Irwan belum mengetahui alasan pasti para pelaku UMKM tak lagi memanfaatkan fasilitas untuk berjualan di kawasan Teras Udayana tersebut.

Namun, dia menyebut para pedagang UMKM menginginkan agar ada lebih banyak event yang digelar di Teras Udayana untuk menarik para pembeli.

"Kami kasih waktu tiga bulan untuk berembuk. Mereka minta untuk ada event-event (agar di sana ramai). Untuk event nanti kita akan kerja sama dengan Dispar," pungkasnya.


-------

Artikel ini telah naik di detikBali.




(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads