Rupiah Melemah, Jakarta Gencarkan Promosi Wisata untuk Turis Asing

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Rupiah Melemah, Jakarta Gencarkan Promosi Wisata untuk Turis Asing

Syanti Mustika - detikTravel
Kamis, 21 Mei 2026 07:03 WIB
Pengunjung bersepeda di kawasan Kota Tua, Jakarta, Jumat (3/4/2026).
Foto: Muhammad Reevanza/detikFoto
Jakarta -

Di tengah keoknya rupiah terhadap dolar AS, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menjadikan kondisi ini untuk menggencarkan promosi ke wisatawan mancanegara untuk datang ke Jakarta. Sejumlah promosi dan paket-paket wisata pun ditawarkan.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Lucky Wulandari. Kondisi rupiah yang melemah ini menjadi momen bagi turis mancanegara untuk datang ke Indonesia. Nilai tukar rupiah terhadap dolar sudah menembus level Rp 17.700 per dolar.

"Harusnya ini merupakan momen yang pas untuk terutama negara-negara tetangga sih, untuk datang ke Jakarta. Karena memang ketika rupiah melemah, semuanya jadi serba murah (bagi wisatawan mancanegara)," kata Lucky.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, kata Lucky kondisi ini juga membuat wisatawan mancanegara memperpanjang masa tinggalnya di Jakarta.

ADVERTISEMENT

"Jadi paket-paketnya yang tadinya misalnya satu hari, dua hari, dari wisatawan, terutama tetangga ya, Malaysia, Singapura, ini bisa lebih lama dengan harga lebih kompetitif," tambahnya.

Dalam press conference Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026, Lucky mengatakan bahwa Disparekraf Jakarta gencar mempromosikan event Jakarta, di mana salah satunya FJGS 2026 ini. Sejalan dengan tugasnya mendatangkan wisatawan, adanya festival ini bisa menarik minat turis mancanegara untuk berbelanja di Jakarta.

"Kita mendukung ya FJGS 2026. Dari top 3 wisatawan mancanegara Jakarta, yaitu Malaysia, China, Jepang , khususnya Malaysia memang utamanya datang ke Jakarta ingin kulineran dan berbelanja. Jadi untuk mereka mendapatkan informasi ini, itulah peran kami terus mempublikasikan secara masif, baik di dalam maupun luar negeri," kata Lucky.

Dia menambahkan bahwa Disparekraf Jakarta tahun ini punya publikasi media cetak di luar negeri dan acara FJGS 2026 menjadi salah satu prioritas utama yang ditampilkan dalam edisi bulan Juni-Juli. Tahun ini, mereka ingin menyasar turis Korea Selatan, Malaysia dan Singapura untuk berbelanja. "Harapannya lebih banyak datang ke Jakarta berbelanja," tambahnya.




(sym/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads