Tak Jadi Disembelih, Kerbau Albino 'Donald Trump' Akhirnya Masuk Kebun Binatang

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tak Jadi Disembelih, Kerbau Albino 'Donald Trump' Akhirnya Masuk Kebun Binatang

CNN Indonesia - detikTravel
Kamis, 28 Mei 2026 13:04 WIB
Kerbau Pirang Mirip Donald Trump Jadi Seleb Jelang Idul Adha
Foto: AFP
Dhaka -

Seekor kerbau seberat 700 kilogram di Bangladesh yang mendadak viral karena memiliki rambut pirang unik mirip Donald Trump lolos dari penyembelihan pada perayaan Iduladha.

AFP pada Kamis (28/5) memberitakan kerbau albino tersebut kini resmi dipindahkan ke kebun binatang nasional untuk mendapatkan perawatan khusus dari negara. Kurator Kebun Binatang Nasional, Atiqur Rahman, memastikan bahwa kerbau unik ini akan dirawat dengan sangat baik di tempat barunya.

"Kami telah menyiapkan kandang khusus untuk kerbau albino ini dan menunjuk seorang pengasuh," kata Rahman kepada AFP, Rabu (27/5). Ia juga menambahkan bahwa hewan tersebut harus menjalani masa karantina selama dua pekan terlebih dahulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerbau albino langka dengan rambut terang bergelombang menyerupai gaya khas mantan Presiden AS itu awalnya hendak dikurbankan. Namun, beberapa jam sebelum menghadapi pisau jagal, pemerintah setempat turun tangan untuk menyelamatkan hewan yang telah viral di internet tersebut. Sebelum dievakuasi, kehadiran kerbau ini selalu memicu kerumunan massa yang ingin berswafoto.

Mantan pemilik kerbau, Zia Uddin Mridha (38), mengungkapkan bahwa saudara laki-lakinya sengaja menamai kerbau itu "Trump" karena keunikan rambutnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Mridha, rumahnya terus didatangi gelombang pengunjung yang penasaran, termasuk para pemburu konten media sosial dan anak-anak, meskipun ia akhirnya sempat menjual hewan tersebut menjelang hari raya.

Intervensi penyelamatan dilakukan kepolisian setempat setelah adanya instruksi resmi dari otoritas peternakan. Kepala Polisi Sektor Keraniganj Dhaka, Mohammad Ruhul Quddus, menjelaskan bahwa langkah pengamanan ini didasarkan pada pertimbangan konservasi satwa.

"Dinas peternakan meminta kami untuk mengambil kerbau tersebut dari pemiliknya karena merupakan hewan langka," tutur Quddus kepada AFP.

Otoritas terkait menilai kerbau albino tersebut masih berusia sangat muda sehingga lebih baik jika terus dibesarkan untuk beberapa tahun ke depan.

---

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia.



(ddn/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads