Ribuan ekor ikan melem hingga burung merpati dilepas oleh umat Buddha di Sungai Progo menjelang perayaan Waisak 2026.
Pelepasan tersebut dilakukan umat Buddha dari Majelis Umat Nyingma Indonesia (MUNI) dalam rangkaian Waisak 2570/2026. Terlihat ada artis Ferry Salim hingga Adam Jagwani dalam acara ini.
"Upacara hari ini merupakan kolaborasi gabungan dari kebudayaan. Memang kita di Indonesia, nenek moyang kita sudah mempunyai kebudayaan itu Merti Karuna Bumi. Yaitu ucapan terima kasih kepada bumi di mana kita berpijak," kata Ketua Umum MUNI, Lama Rama Santoso Liem kepada wartawan di Sungai Progo, Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (30/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita berterima kasih, kita mendoakan seluruh makhluk yang ada di atas bumi ini. Kita bersama-sama menebarkan cinta kasih. Itulah kebudayaan yang ada di Tanah Jawa, ini kebudayaan dari nenek moyang kita. MUNI punya juga satu doa, doa untuk melepaskan makhluk hidup kembali ke alam mereka, kembali ke habitatnya," sambung Lama.
Kebudayaan dan ajaran, kata Lama, dari kebudayaan dan ajaran kitab suci digabungkan. Selain itu, juga mendoakan semua makhluk agar hidup sejahtera.
"Kita menjadi suatu upacara yaitu sebagai satu ucapan terima kasih kepada bumi yang di mana telah mendatangkan, memberikan kesejahteraan untuk kita semua. Kita kembali mendoakan untuk semua makhluk agar hidup sejahtera," ujarnya.
"Jadi, hari ini kami melepaskan burung merpati dan ikan. Tapi, inti dari doa kami mendoakan seluruh makhluk yang terlihat maupun tidak terlihat. Tidak kelihatan mungkin di bumi ada makhluk-makhluk kecil dan juga yang beterbangan serangga semua kita doakan agar sejahtera hidup panjang umur," jelasnya.
Ikan yang dilepaskan, kata Lama, disesuaikan dengan habitat dan ekosistem yang ada.
"Tahun ini, kita merilis sampai sekitar 6 sampai 10 ribu ikan. Kita tidak ingin melakukan kontroversi, jadi kita serahkan (warga setempat) dan tidak merusak ekosistem di sini," ujarnya.
Sementara itu, salah satu peserta pelepasan ikan mengaku bersyukur sekali bisa ikut fang sheng di Sungai Progo mendekati Waisak.
"Ini tahun ketiga saya mengikuti fang sheng dan lebih senang mengajak teman saya. Harapannya semoga kebaikan ini juga memberikan berkat bagi bangsa Indonesia dan kita semua. Saya mendoakan semua makhluk hidup berbahagia," kata dia.
--------
Artikel ini telah naik di detikJateng.
(wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Kalau Budget Bukan Jadi Masalah, Mau Liburan ke Mana?
Hotel-hotel Mewah Dubai Meratap, Jual Kemewahan dengan Diskon 50%
Presiden Jerman Mau ke RI, Bertemu Prabowo dan Susuri Terowongan Silaturahmi