Duh, Turis Asing Jadi Korban Pencurian di Pantai Marosi Sumba Barat

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Duh, Turis Asing Jadi Korban Pencurian di Pantai Marosi Sumba Barat

Yufengki Bria - detikTravel
Minggu, 31 Mei 2026 06:36 WIB
Pantai Marosi di Sumba Barat, NTT. (Tangkapan layar Google Maps/Paolo Nava/2024)
Pantai Marosi di Sumba Barat, NTT. (Tangkapan layar Google Maps/Paolo Nava/2024)
Kupang -

Seorang kreator konten asal Brasil, Ferri Cangussu Nicolas (28), menjadi korban pencurian saat mengabadikan keindahan Pantai Marosi di Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah barang berharganya raib.

Barang-barang yang hilang itu antara lain gawai, perlengkapan kamera, dan uang tunai. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (28/5/2026) pukul 18.00 Wita.

"Saat asyik mengabadikan keindahan pantai, barang-barangnya dicuri," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumba Barat Semuel Dato Mesa kepada detikBali, Sabtu (30/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semuel mengatakan peristiwa itu terjadi saat Ferri sedang jalan-jalan di Pantai Marosi dan memotret sejumlah anak-anak yang sedang memandikan kuda.

Saat menjalankan aktivitas itu, Ferri meletakkan tas berisi lensa, drone, paspor, hingga uang tunai USD 300 atau sekitar Rp 5,3 juta dan sejumlah uang rupiah miiknya di satu titik. Nah, saat Ferry sedang asyik membuat konten, tiba-tiba ada seseorang yang mengambil tas dan tersebut dan membawanya kabur.

ADVERTISEMENT

"Dia tidak tahu saat tasnya dicuri. Nah, anak-anak yang sedang kasih mandi kuda itu yang melihat aksi tersebut langsung berteriak pencuri. Mungkin karena si pencuri itu merasa terdesak maka dia buanglah barang-barang korban ke dalam semak-semak," kata Semuel.

Setelah peristiwa tersebut, warga setempat mengantar Ferri untuk melapor kepada polisi.

Sementara itu, tas berisi barang-barang milik Ferry berhasil ditemukan lengkap pada Jumat (29/5) pagi. Hanya salah satu baling-baling drone miliknya yang kondisinya patah.

"Semua barangnya seperti uang tunai sebesar USD 300 dolar, uang tunai sebesar Rp 2 juta, drone, lensa kamera, lima buah baterai kamera, airpods, kartu ATM, kunci kontak sepeda motor Honda Scoopy, ditemukan lengkap," kata Semuel.

Semuel menyayangkan kejadian yang dialami wisatawan asal Brasil tersebut. Menurutnya, kasus tersebut sangat mencoreng wajah pariwisata Sumba Barat.

"Kami juga sangat berterima kasih dengan kerja cepat kepolisian untuk mengatasi kejadian ini sehingga barang milik wisatawan sudah ditemukan kembali," kata Semuel.

"Diharapkan dalam waktu singkat pelaku dapat ditangkap karena sampai saat ini pelaku belum ditemukan," dia menambahkan.

Kapolres Sumba Barat Yohanis Nisa Pewali belum bersedia berkomentar terkait kejadian tersebut. Ia mengaku masih sibuk mengantar jenazah. "Nanti kita bicara, saya masih antar jenazah ini," kata Semuel singkat melalui panggilan WhatsApp (WA).




(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads