Embung Pemuda Srengseng Sawah: Asyik buat Nongkrong, Pedagang Juga Senang

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Embung Pemuda Srengseng Sawah: Asyik buat Nongkrong, Pedagang Juga Senang

Hans Wilhem - detikTravel
Minggu, 31 Mei 2026 17:13 WIB
Embung Pemuda di Srengseng, Jaksel
Embung Pemuda Srengseng Sawah: Tempat Nongkrong Asyik yang Bikin Pedagang Senang (Hans Wilhem/detikcom)
Jakarta -

Di Jl. Pemuda I RT. 12 RW. 09, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kini muncul pemandangan baru yang menyegarkan. Setelah lebih dari setahun menjalani renovasi besar-besaran dan penataan lanskap, Embung Pemuda I secara resmi kembali dibuka untuk umum.

Bagi warga setempat, inisiatif ini lebih dari sekadar infrastruktur pengendalian banjir, tempat ini menjadi oase baru untuk bersantai di pinggiran Jakarta.

Gubernur Jakarta Pramono Anung secara resmi meresmikan dua Embung di Jakarta Selatan Embung Jagakarsa dan Embung Pemuda I Srengseng Sawah pada Selasa (19/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proyek ini tidak hanya mengurangi risiko banjir hingga 20 persen, tetapi juga merevitalisasi area penampungan air menjadi ruang publik yang menarik secara visual, yang mengundang para pejalan kaki sore dan pecinta olahraga.

Embung Pemuda di Srengseng, JakselEmbung Pemuda di Srengseng, Jaksel (Hans Wilhem/detikcom)

ADVERTISEMENT

Saat dikunjungi detikTravel pada Rabu (20/5), suasana tenang langsung menyelimuti area Embung Pemuda I. Perairan tenang bendungan itu dibatasi oleh lansekap kontemporer dan dek kayu yang ramping, membentang anggun di atas air.

Di sudut jembatan, papan nama ikonik berukuran besar bertuliskan "EMBUNG PEMUDA" dihiasi dekorasi alpukat, menonjol sebagai spot foto yang segar dan sangat Instagrammable. Alpukat ini menjadi ciri khas warisan budaya Betawi yang terdapat di Condet/Jagakarsa.

Sore itu, dengungan lembut anak-anak yang mengayuh sepeda, warga setempat yang dengan puas melemparkan pancing dari jembatan, dan kaum muda yang bersantai menikmati udara sore menciptakan pemandangan hidup dari ruang publik yang kembali semarak ini.

Bagi Mumuh (64), seorang pedagang kopi keliling yang kerap mangkal, pembukaan kembali Embung Pemuda I adalah berkah yang sudah lama ia tunggu. Selama hampir dua tahun proyek renovasi berjalan, ia terpaksa kehilangan tempat mengais rezeki utamanya dan harus bertahan hidup dengan berjualan seadanya di rumah sembari menyambi kerja di bengkel.

Embung Pemuda di Srengseng, JakselMumuh, penjual kopi keliling di Embung Pemuda di Srengseng, Jaksel (Hans Wilhem/detikcom)

"Saya dulu udah setahun padahal jualan di sini (sebelum renovasi). Pas direnovasi kan nggak boleh ada yang masuk total. Jadi di rumah aja, jualan di rumah sambil nyetir," kata Mumuh saat berbincang dengan detikTravel di lokasi.

Kembalinya Mumuh ke Embung Pemuda pun terbilang penuh ketidaksengajaan. Pria paruh baya itu mengaku sering patroli mengecek kondisi pintu gerbang embung.

"Ini iseng-iseng aja tadi ngontrol, ternyata dibuka. Meleng dikit, ya udah buru-buru aja saya balik lagi ke sini," ujarnya.

Hari Rabu ini menjadi hari perdana Mumuh menggelar kembali dagangan kopinya sejak embung dibuka lagi. Meski baru hitungan jam mencicipi lapak barunya yang kini jauh lebih rapi, Mumuh optimistis tempat ini akan kembali ramai seperti dulu, terutama saat akhir pekan tiba.

Embung Pemuda di Srengseng, JakselEmbung Pemuda di Srengseng, Jaksel (Hans Wilhem/detikcom)

"Belum pada tahu semua ini kalau dibuka. Yang pasti Sabtu-Minggu kayaknya sih harus dari pagi. Kan banyak yang olahraga kalau pagi, jogging," kata dia.

Wajah baru Embung Pemuda I memang tampil jauh lebih rapi. Tempat sampah berjejer rapi di sepanjang lintasan jogging. Namun, sebagai warga dan pedagang yang mencintai tempat ini, Mumuh juga menaruh harapan besar kepada para pengunjung agar tidak merusak keindahan yang ada, terutama soal sampah.

"Mestinya kalau orangnya pada mengerti mah, habis makan atau minum masukin aja ke tempat sampah. Banyak berjejer begini, nggak nyampe beberapa meter tiap titik ada," kata dia.

Pesan menjaga kebersihan ini senada dengan apa yang ditegaskan oleh Gubernur Pramono Anung saat peresmian. Pramono mewanti-wanti agar jajaran Pemprov dan masyarakat bersama-sama merawat apa yang sudah dibangun.

"Untuk Embung Jagakarsa dan kemudian Srengseng Sawah, saya minta betul maintenance-nya dilakukan secara baik," tegas Pramono mengutip arsip detikNews pada 19 Mei 2026.

Bagi traveler yang mencari tempat pelarian murah meriah di Jakarta Selatan untuk jogging, memancing, Embung Pemuda I Srengseng Sawah siap menyambut traveler. Namun ingat, gerbang area ini biasanya akan ditutup kembali oleh petugas saat senja mulai turun sekitar pukul 17.30 WIB demi keamanan lingkungan.




(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads