Brievenbus dan Kisah Gedung Pos Tinggalan Belanda di Kota Tua

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Brievenbus dan Kisah Gedung Pos Tinggalan Belanda di Kota Tua

Hans Wilhem - detikTravel
Minggu, 31 Mei 2026 20:12 WIB
Gedung Kantor Pos Indonesia di Kota Tua, Jakbar
Gedung Kantor Pos Indonesia di Kota Tua, Jakbar dan kotak pos ikoniknya. (Hans Wilhem/detikcom)
Jakarta -

Di depan Gedung Kantor Pos Indonesia di Kota Tua Jakarta, sebuah kotak pos besi berwarna oranye bernama "Brievenbus" menjadi salah satu spot ikonik. Gedung peninggalan Belanda itu masih jadi kantor hingga kini.

Jalan-jalan menyusuri Kota Tua tak akan lengkap tanpa mampir ke salah satu landmark terkenalnya, Gedung Kantor Pos Indonesia, Jakarta. Bangunan bercat putih yang megah ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengiriman paket, tetapi juga menjadi saksi bisu atas kekayaan sejarah layanan pos di seluruh nusantara.

Didampingi oleh Gilang Ramadhan, pemandu dari Tur Pemandu Gratis UPK Kota Tua pada rute "Oud Batavia en Omstreken: Then & Now", detikTravel berkesempatan untuk menggali kisah di balik eksterior kokoh bangunan bersejarah ini pada Selasa (7/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat kembali sejarahnya, Layanan Pos Indonesia memiliki asal-usul yang mendalam yang dapat ditelusuri hingga masa Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) pada1746. Struktur fisik bangunan di Kota Tua saat ini berasal dari era yang berbeda, tepatnya dibangun pada 1829.

"Awalnya institusi atau gedung Pos Indonesia itu hanya gedung sederhana biasa. Tapi karena memang kebutuhan yang akhirnya membutuhkan tempat yang jauh lebih besar dan representatif, pemerintah Hindia Belanda memutuskan bikin gedung yang lebih besar. Nah, inilah gedungnya," kata Gilang.

ADVERTISEMENT

Menariknya, meskipun bangunan ini sangat tua, ini bukanlah gedung pos pertama. Institusi Post en Telegraafkantoor yang asli memang berada di pusat pemerintahan Batavia (Kota Tua) dengan bentuk bangunan yang lebih sederhana, namun gedung pos pertama justru berada di daerah Pasar Baru atau Weltevreden, yang kini lebih dikenal sebagai Pos Bloc.

"Kalau bicara gedungnya, ini memang salah satu gedung gedung tua, gedung Pos Indonesia yang cukup tua, tapi bukan gedung Pos Indonesia yang pertama. Kalau yang pertama itu dia ada di daerah Pos Bloc atau daerah Pasar Baru, Weltevreden," kata Gilang.

Dilihat dari luar, gedung itu tampak terawat, dengan cat yang bersih. Di sana terdapat plang bertuliskan "POS IND Logistik Indonesia" di bagian atap, serta logo "POSPAY" dan "Pos Aja!" yang menempel di dinding fasadnya.

Lokasi PKL yang ada di gedung Kantor Pos kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Jumat (4/11/2022). (ANTARA/Walda Marison)Lokasi PKL yang ada di gedung Kantor Pos kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Jumat (4/11/2022). (Walda Marison/Antara)

Gedung itu bukan gedung kosong. Gedung pos itu masih menjalankan fungsi aslinya. Kantor pos operasional masih ada di bagian dalam sebelah kanan gedung dan melayani pelanggan hingga sekitar pukul 20.00 WIB.

Lalu, bagaimana dengan sisa ruangan di gedung raksasa tersebut?

Sebagai aset yang dikelola secara penuh oleh BUMN/Danantara Pos Indonesia, bukan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pengelola diperbolehkan menyewakan area lainnya untuk komersial.

"Jadi disewakan ada yang jadi food court, ada yang jadi restoran cepat saji, ada kapsul hotel, sama di atas juga ada wahana kereta hantu Kota Tua. Jadi memang semua ruangan disewakan dan itu boleh, karena memang yang mengelolanya ya bagian Pos Indonesia," kata Gilang.

Meski disewakan untuk berbagai jenis usaha, Gilang menegaskan bahwa regulasi pelestarian sangat ketat.

"Tentunya tidak mengubah atau merusak fasad maupun bentuk bangunan, karena memang ini adalah gedung cagar budaya," ujar dia.

Brievenbus: Ikon Kotak Pos Jaman Dulu

Satu lagi daya tarik estetis yang pantang dilewatkan detikers di sini adalah keberadaan bis surat jadul yang berdiri tegak di area depan gedung.

Kotak pos klasik berbahan besi cor berwarna oranye ini memiliki ukiran khas bertuliskan "BRIEVENBUS." di bagian mahkota atasnya dan "BUSLICHTING" di bagian pintu depannya.

Gedung Kantor Pos Indonesia di Kota Tua, JakbarKotak pos di Gedung Kantor Pos Indonesia di Kota Tua, Jakbar (Hans Wilhem/detikcom)

"Setiap gedung Pos Indonesia yang statusnya cagar budaya pasti dilengkapi dengan kotak posnya. Namanya Brievenbus atau bis surat," kata Gilang.

Kotak surat ini, yang kini sudah tidak lagi berfungsi sebagai tempat pengumpulan surat, tetap menjadi bagian sejarah yang terawat dengan baik. Para pengunjung dapat menemukannya tidak hanya di Kawasan Kota Tua, tetapi juga di berbagai kantor pos bersejarah, termasuk Pos Bloc di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

Bagi traveler yang menjelajahi kawasan Kota Tua untuk mencari spot foto yang indah dan sarat sejarah, pastikan untuk berfoto sebentar di depan kotak surat ikonik di Gedung Pos Indonesia!

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Viral! Pungli di Kawasan Kota Tua Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads