Lonjakan penumpang yang sangat signifikan terjadi di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta.
Pada puncak arus balik libur panjang akhir pekan yang menggabungkan momen perayaan Idul Adha 1447 Hijriah dan Hari Lahir Pancasila 1 Juni, tercatat ada 56.898 pergerakan penumpang yang memadati stasiun.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa data puluhan ribu penumpang tersebut merupakan akumulasi dari pengguna jasa yang berangkat maupun tiba di seluruh stasiun wilayah Daop 6 hingga pukul 11.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebanyak 30.710 penumpang tercatat berangkat dari wilayah Daop 6, sementara 26.188 penumpang lainnya tiba. Angka ini dipastikan masih akan terus bergerak dinamis karena penjualan tiket untuk perjalanan hari ini masih dilayani hingga malam nanti," kata Feni di Yogyakarta, Minggu.
Feni memaparkan bahwa pergerakan penumpang pada arus balik kali ini melonjak tajam jika dibandingkan dengan hari Senin biasa. Bahkan, grafik keberangkatan penumpang tercatat melesat hingga 100 persen.
"Meskipun hari ini merupakan hari terakhir libur panjang, antusiasme masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api tetap tinggi. Mobilitas penumpang yang berangkat maupun datang terpantau cukup seimbang, menandakan tingginya aktivitas masyarakat pasca-libur," katanya.
Berdasarkan data operasional terbaru, Stasiun Yogyakarta (Tugu) masih menjadi primadona sekaligus titik keberangkatan terpadat dengan total 17.180 penumpang. Posisi berikutnya ditempati oleh Stasiun Lempuyangan dengan 5.490 penumpang, disusul Stasiun Solo Balapan (4.101), Stasiun Klaten (1.486), Stasiun Purwosari (913), dan Stasiun Wates (608).
Guna mengantisipasi dan mengakomodasi membludaknya permintaan tiket dari masyarakat, Feni menyebutkan bahwa pihak KAI Daop 6 telah mengambil langkah taktis dengan mengoperasikan tujuh rangkaian kereta api (KA) tambahan. Kereta tambahan ini dioperasikan untuk melayani berbagai rute favorit, seperti tujuan Gambir (Jakarta), Bandung, hingga Surabaya Gubeng.
"Penambahan armada ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan kursi dan memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat," katanya.
(bnl/ddn)












































Komentar Terbanyak
Kalau Budget Bukan Jadi Masalah, Mau Liburan ke Mana?
Hotel-hotel Mewah Dubai Meratap, Jual Kemewahan dengan Diskon 50%
Presiden Jerman Mau ke RI, Bertemu Prabowo dan Susuri Terowongan Silaturahmi