Meresahkan, Sopir Taksi Diduga Peras Gebby Vesta di Bali

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Meresahkan, Sopir Taksi Diduga Peras Gebby Vesta di Bali

Agus Eka Purna Negara - detikTravel
Selasa, 02 Jun 2026 06:37 WIB
Ilustrasi taksi online
Ilustrasi taksi (Getty Images/PeopleImages)
Denpasar -

Sebuah video yang memperlihatkan penumpang bersama rekan pria warga negara asing (WNA) terlibat cekcok dengan seorang sopir taksi lokal viral di media sosial (medsos). Diduga terjadi aksi pemerasan oleh sopir taksi.

Penumpang itu adalah DJ Gebby Vesta. Saat itu, Gebby dan rekannya pulang dari sebuah restoran di kawasan Kerobokan, Kuta Utara, Badung.

Merujuk video itu, awalnya Gebby sepakat menyewa taksi lokal seharga Rp 300 ribu hingga membatalkan pesanan angkutan online. Dia menyebut iba terhadap sopir, meski tarif di aplikasi daring hanya Rp 78 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena aku tahu dia tadi mangkal di sana dan aku sudah pernah beberapa kali naik taksi dia sama turis, dan selalu aku mintain Rp 300 ribu ke bulenya. Jadi pas semalam aku bilang 300 ya, dan dia bilang: 'kalau bisa minta tambah ya mbak ke bulenya'," kata Gebby dalam unggahan video kronologi yang dibagikannya melalui media sosial dan dikutip detikBali, Selasa (2/6/2026).

ADVERTISEMENT

Masalah muncul ketika sang sopir ikut masuk ke dalam ruang mesin ATM saat teman Gebby hendak mengambil uang sampai membuat pria bule itu ketakutan.

"Pas masuk mobil bulenya bilang ke aku, 'Kenapa dia selalu mengikutiku? Dan dia selalu membicarakan tentang uang lebih. Kartuku hilang dan aku butuh uang tunai, bisakah aku transfer ke kamu dan kamu yang ambil uangnya?'" kata Gebby menirukan ucapan rekannya yang panik karena kartu ATM-nya tertinggal lalu raib.

Mendengar rencana transfer itu, si sopir langsung meminta uang tambahan sebesar Rp 200 ribu lagi yang memicu teguran keras dari Gebby. Sopir angkutan bertuliskan Taxi yang tidak terima ditegur mulai melontarkan kata-kata kasar hingga memaksa Gebby dan rekannya turun.

"Aku bilang, 'Bli, kamu kan sudah dikasih Rp 300 ribu cuma dekat, sudah syukur lho'. Terus dia bilang, 'Kok mbak yang ngatur, kan bukan duit mbak, bulenya aja oke kok'. Aku bilang ke dia, 'Kalau oke, enggak mungkin dia risih sama kamu'," kata Gebby.

Di dalam minimarket, sopir tersebut tetap mengejar dan terus memaksa meminta uang tambahan hingga membuat sang bule tampak frustrasi sambil memegangi kepalanya karena merasa terintimidasi. Aksi tersebut akhirnya berhenti setelah Gebby merekam seluruh kejadian.

Saat dikonfirmasi via pesan langsung (DM) oleh detikBali, Gebby Vesta membenarkan kejadian itu pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 03.30 Wita. Ia mengaku baru pulang dari lokasi tempat makan Miss Fish di Tibubeneng, Kuta Utara.

"Kejadian Minggu dini hari itu memang seperti apa yang sudah viral. Yang bersangkutan belum meminta maaf," kata Gebby saat dikonfirmasi, Senin (1/6).

Gebby menambahkan dia berani memviralkan kejadian ini demi mewakili para korban lain yang mengalami modus serupa di kawasan pariwisata tersebut. Hanya saja, Bebby mengakui banyak yang takut untuk bersuara. Ia berharap aparat tegas agar peristiwa seperti ini tidak berulang.

"Banyak yang dukung aku karena sudah banyak yang ngaku mengalami. Cuma malas buat speak up, cuma aku yang berani. Itu sehabis malam minggu kami hangout di Missfish," kata dia.




(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads