Rahasia Kopi Vietnam: Dari Kolonial Prancis, Favorit Turis di Hanoi Train Street

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Rahasia Kopi Vietnam: Dari Kolonial Prancis, Favorit Turis di Hanoi Train Street

Hari Suroto - detikTravel
Rabu, 03 Jun 2026 08:14 WIB
Train Street Hanoi
Turis di Hanoi Train Street Foto: CNN
Jakarta -

Bagi traveler pecinta kafein yang berkunjung ke Vietnam, hanya dua pilihan saat memesan kopi di cafe, biasanya kafe hanya menyediakan kopi hitam atau kopi susu disajikan panas atau dengan es.

Misalnya dalam daftar menu tertulis 'ca phe sua da' secara harfiah diterjemahkan menjadi 'kopi + susu + es' (kopi es dengan susu) sedangkan 'ca phe den nong' berarti 'kopi + hitam + panas' (kopi hitam panas).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ca phe sua da tidak diragukan lagi merupakan favorit di kalangan turis asing di Hanoi Train Street. Kopi yang diseduh dengan saringan phin menggunakan biji robusta berkualitas tinggi, dan dipadukan dengan susu kental manis.

ADVERTISEMENT

Susu kental manis lebih disukai karena rasanya yang lebih lembut, sementara es batu membuat traveler tetap sejuk di tengah terik matahari. Vietnam adalah koloni Perancis dari tahun 1883 hingga 1954.

Saat penjajah Perancis menetap di sepanjang garis pantai Vietnam, Prancis membawa serta kecintaan mereka pada budaya kopi dan cafe. Sejarah es kopi tradisional Vietnam dengan susu kental manis dapat ditelusuri kembali ke sekitar tahun 1850-an.

Untuk menikmati kopi Prancis yang lebih tradisional, atau cafe au lait, para misionaris dan orang Prancis di Vietnam menemukan cara untuk menambahkan susu kental manis guna menyeimbangkan rasa pahit dari kopi robusta yang kuat, sehingga lebih mudah diterima oleh masyarakat luas.

Asal-usul bahan ca phe sua da, yaitu susu kental manis. Karena produk susu hampir tidak ada dalam kuliner tradisional Asia Tenggara, orang Prancis yang tinggal di Vietnam harus mengimpornya dari Eropa.

Susu segar dari Prancis tidak mungkin sampai ke Vietnam tanpa menjadi asam. Oleh karena itu, orang Prancis berinovasi dan muncul lah susu kental manis, yang secara alami memiliki masa simpan yang jauh lebih lama berkat kandungan gula dan pengolahannya.

Banyaknya susu segar di Eropa dan masa simpannya yang singkat membuat pengangkutan dalam jumlah besar menjadi tidak praktis. Masalah tersebut diatasi dengan menghilangkan air dari susu sapi, sehingga menghasilkan cairan kental dan sangat manis yang dapat bertahan dalam perjalanan jauh dengan kapal laut dan disimpan selama bertahun-tahun.

---

Hari Suroto

Penulis bekerja di Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Utara




(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads