Momen Langka! Induk Harimau Sumatra Melahirkan 4 Anak Sekaligus di Prigen

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Momen Langka! Induk Harimau Sumatra Melahirkan 4 Anak Sekaligus di Prigen

Antara - detikTravel
Kamis, 04 Jun 2026 07:18 WIB
Anak harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) bersama indukan betina bernama Dini, saat diperkenalkan di hadapan awak media, di fasilitas penangkaran harimau sumatera di kawasan Taman Safari Indonesia II Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu
Foto: ANTARA/Fahmi Alfian
Pasuruan -

Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen memperkenalkan empat anak harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) yang lahir pada 23 Maret 2026, dari pasangan indukan pejantan bernama Praja dan betina bernama Dini.

"Keberhasilan tersebut menjadi momen istimewa karena merupakan kelahiran kedua bagi indukan Dini setelah sebelumnya melahirkan dua anak harimau sumatra bernama Isyana dan Aura pada 4 Mei 2021," kata Vice President (VP) of Life Sciences Taman Safari Indonesia drh Bongot Huaso Mulia di Pasuruan, Jawa Timur, seperti dilansir Antara, Kamis (4/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak empat anak harimau itu, terdiri atas tiga jantan dan satu betina. Dia menjelaskan harimau sumatra salah satu spesies tergolong sulit dikembangbiakkan karena memiliki tingkat selektivitas tinggi dalam proses reproduksi, risiko cedera, trauma, hingga kematian saat proses penggabungan pasangan.

Selain itu, kemampuan lembaga konservasi dalam menjaga kelangsungan hidup anakan agar dapat tumbuh hingga dewasa juga menjadi tantangan tersendiri.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan kelahiran empat anak dalam satu kali persalinan tersebut tergolong di atas rata-rata, karena umumnya harimau sumatra melahirkan dua anak dalam satu kelahiran.

Keberhasilan program pengembangbiakan tersebut, katanya, ditentukan oleh sejumlah faktor mulai dari kemampuan perawat satwa mengenali masa subur betina, keberhasilan memantau proses perkawinan, dukungan tim dokter hewan, hingga kesiapan kandang persalinan yang aman dan nyaman.

"Kami terus meningkatkan program pengembangbiakan harimau sumatra dan paling tidak menargetkan ada satu kelahiran setiap tahun untuk mendukung pelestarian populasi spesies ini," kata Bongot.

Ia menyatakan 24 ekor harimau sumatra di fasilitas Taman Safari Indonesia bukan bagian dari tujuan komersial, melainkan murni untuk konservasi satwa demi meningkatkan populasi yang saat ini statusnya terancam punah.




(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads