Klinik Kecantikan Jadi Magnet Baru Turis Datang ke Korea Selatan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Klinik Kecantikan Jadi Magnet Baru Turis Datang ke Korea Selatan

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Rabu, 10 Jun 2026 12:14 WIB
Ilustrasi klinik kecantikan
Ilustrasi wisata medis klinik kecantikan di Korsel. (Getty Images/Nastasic)
Seoul -

Korea Selatan tidak lagi hanya menarik wisatawan lewat budaya K-pop, kuliner, atau destinasi wisatanya. Kini, klinik kecantikan dan perawatan kulit menjadi salah satu alasan utama wisatawan mancanegara datang ke Negeri Ginseng.

Wisatawan asal Meksiko yang tinggal di Dubai, Maria Zu, mengaku kunjungannya ke Seoul pada April lalu lebih banyak dihabiskan di klinik kecantikan dibandingkan berwisata. Berbeda dengan kunjungan pertamanya delapan tahun lalu yang diisi dengan menjelajahi kafe dan taman kota.

"Kami merasa aman datang ke negara ini untuk merawat wajah kami," kata Zu dilansir dari Reuters, Rabu (10/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tren wisata medis di Korea Selatan kini didominasi perawatan non-bedah seperti terapi cahaya merah, botox, hingga pengencangan kulit dengan teknologi ultrasound. Perawatan tersebut menarik minat wisatawan karena dinilai lebih terjangkau dan menggunakan teknologi yang lebih maju dibandingkan di banyak negara Barat.

ADVERTISEMENT

Direktur Global Healthcare Business di Korea Health Industry Development Institute, Hong Seung-wook, mengatakan pertumbuhan pasien asing kini lebih cepat dibandingkan pertumbuhan wisatawan asing secara umum.

"Pertumbuhan pasien mancanegara lebih cepat dibandingkan pertumbuhan wisatawan mancanegara," ujarnya.

Data Kementerian Kesehatan Korea Selatan menunjukkan lebih dari 2 juta warga asing datang untuk berobat atau menjalani perawatan medis sepanjang tahun lalu. Angka itu hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1,17 juta orang.

Menurut Hong, wisatawan asing kini mengeluarkan lebih banyak uang untuk layanan medis dibandingkan aktivitas wisata lainnya. "Saat ini kami melihat wisatawan mancanegara menghabiskan lebih banyak uang untuk layanan medis dibandingkan aktivitas wisata di Korea," katanya.

Selain harga yang relatif lebih murah, banyak klinik juga menyediakan layanan dalam berbagai bahasa. Hal ini menjadi nilai tambah bagi wisatawan mancanegara, salah satu yang kepincut dengan fenomena tersebut adalah wisatawan asal AS, Cindy Gu.

"Saya suka karena ada banyak jenis perawatan K-beauty yang bahkan tidak tersedia di Amerika Serikat," kata Cindy.

Direktur Departemen Dermatologi Estetika Lienjang, Se-rin Lee, mengatakan banyaknya klinik kecantikan di Korea Selatan membuat persaingan semakin ketat dan harga layanan tetap terjangkau.



(upd/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads