Bukit Sempana Sembalun Terbakar Hebat, Pendaki Dievakuasi-Pendakian Ditutup

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bukit Sempana Sembalun Terbakar Hebat, Pendaki Dievakuasi-Pendakian Ditutup

Sanusi Ardy W - detikTravel
Kamis, 11 Jun 2026 16:12 WIB
Kebakaran di Bukit Sempana, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, NTB, Rabu (10/6/2026). (Foto: Dok. KPH Rinjani Timur)
Kebakaran di Bukit Sempana, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, NTB (dok. KPH Rinjani Timur)
Lombok Timur -

Kebakaran hebat melanda Bukit Sempana di Desa Sembalun Bumbung, Lombok Timur. Puluhan pendaki dievakuasi, kegiatan pendakian pun ditutup sementara.

Kebakaran itu terjadi pada Selasa (9/6) sore. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sembalun Iptu Lalu Subadri mengatakan kobaran api terus membesar sejak sore hingga malam ini. Kobaran api pun belum berhasil dipadamkan.

"Lokasi terjadinya kebakaran tersebut jaraknya kurang lebih 500 meter dari lokasi camping yang sering dikunjungi oleh para pendaki," ungkap Subadri, Selasa (9/6).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak kepolisian bersama pengelola dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rinjani Timur telah mengevakuasi para pendaki yang sedang camping di atas Bukit Sempana. Beruntung dari peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.

"Saat ini sedang melakukan evakuasi terhadap para pengunjung Bukit Sempana sebanyak 25 orang menuju ke Pos 1 agar aman dan tidak terkena dampak dari kebakaran tersebut," terang Subadri.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kepala Resort KPH Rinjani Timur Supandi belum bisa memberikan keterangan lengkap terkait penyebab kebakaran. Pihaknya masih fokus melakukan evakuasi dan memastikan keselamatan para pendaki.

"Kami belum berani memastikan titik apinya dari mana, apalagi luas area yang terbakar. Fokus untuk malam ini, kita amankan yang ada di atas," katanya.

Upaya pemadaman akan dilakukan besok, Rabu (9/6/2026) pagi, karena medan yang terjal dan juga kendala angin cukup kencang.

"Untuk upaya pemadaman, besok pagi baru bisa kami lakukan karena medannya terjal dan ekstrem. Kami tidak berani melakukan pemadaman malam hari, karena beresiko dan cuaca saat ini dingin sekali," ujar Supandi.

Kebakaran Meluas Capai 116 Hektar

Kebakaran di Bukit Sempana meluas hingga mencapai 116 hektare. Api yang melalap bukit itu belum dapat dipadamkan.

"Laporan masuk tadi sekitar jam 11 siang luas area yang terbakar 116 hektar," terang Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Rinjani Timur, Lalu Iskandar, Rabu (10/6).

"Teman-teman sedang menuju titik api yang lebih atas lagi untuk berusaha memadamkan dan membuat sekat bakar supaya apinya tidak menjalar sampai ke bagian punggung bukit yang lain," imbuh Iskandar.

Pendakian ke Bukit Sempana ditutup sementara. Penutupan dilakukan untuk mengantisipasi dampak kebakaran lahan dan hutan (karhutla) yang terjadi sejak Selasa (9/6/2026) sore.

Saat ini, ada 8 titik api yang terdeteksi di Bukit Sempana. Petugas kebakaran kewalahan karena jalur terjal dan terkendala angin kencang.

"Yang terlihat dari basecamp ada masih 8 titik api. Karena ini tebing curam dan juga angin kencang sehingga beberapa titik tidak bisa kami jangkau," ucap Iskandar.

Iskandar menduga penyebab kebakaran tersebut karena adanya aktivitas perburuan liar.

"Dugaan kuat karena adanya perburuan liar," ujar Iskandar.

Iskandar berharap masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan kebakaran. Ia juga meminta masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


--------

Artikel ini telah naik di detikBali, bisa dibaca selengkapnya di sini dan di sini.



(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads