Tanjung Verde mendadak jadi buah bibir setelah sukses menahan Spanyol dalam laga semalam fase Grup H. Ternyata, selain tangguh di lapangan hijau, negara kepulauan di lepas pantai Afrika itu memiliki pesona wisata yang luar biasa.
Tanjung Verde atau yang secara resmi dikenal sebagai Cabo Verde atau Cape Verde adalah negara kepulauan yang terletak di Samudra Atlantik Tengah. Negara itu memiliki total populasi sekitar 600 ribu penduduk.
Memiliki perpaduan budaya Afrika dan Portugal, negara ini juga memiliki pemandangan alam yang indah, mulai dari gunung berapi yang megah hingga pantai berpasir putih yang tenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirangkum detikTravel dari berbagai sumber, Selasa (16/6/2026), berikut tujuh fakta menarik tentang Tanjung Verde.
7 Fakta Cape Verde:
1. Negara Kepulauan Punya 10 Pulau, Luasnya Lebih Kecil dari Bali
Tanjung Verde terdiri dari 10 pulau utama dan beberapa pulau kecil yang terbentuk dari aktivitas vulkanik. Pulau-pulau tersebut terbagi menjadi dua kelompok yakni Barlavento (pulau angin utara) dan Sotavento (pulau angin selatan).
Secara keseluruhan, negara itu lebih kecil ketimbang Provinsi Bali. Pulau Dewata memiliki total luas wilayah sekitar 5.780 kmΒ², sedangkan Cape Verde memiliki luas sekitar 4.033 kmΒ². Artinya, wilayah Bali sekitar 1,4 kali lipat lebih luas dibandingkan dengan total daratan Cape Verde.
Di Indonesia, kawasan dengan luas 4.000-an kmΒ² itu setara dengan kebanyakan kabupaten. Contoh yang paling mendekati di Pulau Jawa adalah Kabupaten Sukabumi di Jawa Barat yang memiliki luas sekitar 4.146 kmΒ².
2. Bekas Koloni Portugis
Sebelum memperoleh kemerdekaan pada 1975, Tanjung Verde merupakan wilayah koloni Portugal selama ratusan tahun. Karena latar belakang itu, bahasa Portugis menjadi bahasa resmi negara tersebut, meskipun bahasa Kreol Cabo Verde tetap digunakan luas oleh penduduk.
3. Rumah bagi Gunung Berapi Aktif
Desa Cha das Caldeiras di kaldera Gunung Pico do Fogo. (Wikimedia Commons/Ji-Elle) |
Salah satu ikon wisata Tanjung Verde adalah Pico do Fogo di Pulau Fogo. Ini merupakan gunung berapi aktif sekaligus titik tertinggi di negara tersebut, dengan ketinggian hingga 2.829 meter di atas permukaan laut.
4. Desa Unik di Tengah Kaldera
Di dalam kaldera Gunung Pico do Fogo itu terdapat desa kecil bernama Cha das Caldeiras. Di sana, kurang lebih dihuni sekitar 700 penduduk dengan mayoritas penduduknya bertani anggur.
5. Danau Garam Pedra de Lume
Pedra de Lume. (Wikimedia Commons/Ingo WΓΆlbern) |
Berada di Pulau Sal, tambang garam yang bernama Pedra de Lume ini merupakan kawah vulkanik, air laut menguap menjadi garam. Menjadikan area ini salah satu daya tarik wisata yang ada di Tanjung Verde.
6. Wilayah Penting untuk Konservasi Penyu
Tanjung Verde adalah lokasi bersarang terpenting ketiga di dunia bagi penyu tempayan (Loggerhead turtles), tepatnya di Pulau Boavista dan Sal. Sekitar 90% penyu tempayan bertelur di Tanjung Verde bertelur di Pulau Boa Vista.
Penangkaran penyu di Pulau Boavista, Tanjung Verde. (boavistaofficial) |
7. Kota Tua Penyandang Predikat Warisan Dunia UNESCO
Kota Cidade Velha merupakan kota yang berada di Pulau Santiago dan telah ditetapkan sebagai warisan dunia UNESCO pada 2009. Kota ini menjadi saksi sejarah perkembangan Tanjung Verde, dengan salah satu peninggalannya adalah Fortaleza Real de Sao Filipe (Benteng Kerajaan Sao Filipe).














































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan