Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, dibuka untuk penerbangan komersil lagi mulai 17 September 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta seluruh aspek keselamatan di sana dipenuhi, termasuk landasan pacu (runway).
"Runway yang sudah lama tidak digunakan, kita minta untuk diperbaiki sehingga bisa melayani pesawat-pesawat besar," kata Menhub dikonfirmasi di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (29/6).
Dudy mengatakan selama ini Bandara Husein Sastranegara di Bandung tidak ditutup. Bandara itu tetap dibuka untuk melayani penerbangan terbatas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, dengan reaktivasi itu, Bandara Husein akan kembali melayani pesawat jet mulai pertengahan September. Masih tersisa waktu untuk berbenah dan memenuhi sejumlah persyaratan keselamatan yang ditetapkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.
Dudy meminta agar perbaikan landasan pacu (runway) yang sudah cukup lama tidak digunakan oleh pesawat berbadan besar menjadi prioritas. Perbaikan tersebut diperlukan agar runway kembali memenuhi standar untuk mendukung operasional pesawat jet secara aman.
Selain runway, Dudy juga meminta peningkatan fasilitas terminal penumpang. Terminal yang selama ini melayani dengan kapasitas penumpang terbatas dinilai perlu ditingkatkan, agar mampu mendukung pelayanan penerbangan dengan pesawat jet secara optimal.
Dudy menegaskan seluruh aspek keselamatan menjadi prioritas utama sebelum Bandara Husein kembali melayani penerbangan pesawat besar. Karena itu, seluruh persyaratan teknis harus dipenuhi sebelum operasional kembali dijalankan.
Dia menambahkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan melakukan evaluasi terhadap seluruh kebutuhan perbaikan di Bandara Husein.
Setelah seluruh persyaratan keselamatan terpenuhi, pemerintah akan mempertimbangkan pengoperasian kembali bandara tersebut untuk melayani pesawat jet.
"Jadi aspek keselamatan yang kami minta untuk dipenuhi terlebih dahulu sebelum Bandara Husein dioperasikan kembali melayani pesawat-pesawat besar," Dudy menegaskan.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa mengatakan telah melakukan pengecekan bersama Angkasa Pura (Injourney Airports) terhadap kondisi Bandara Husein Sastranegara di Bandung. LembagaPemerintah
Hasil pemeriksaan menunjukkan Bandara Husein masih melayani pesawat baling-baling atau propeller. Untuk kembali melayani pesawat jet, sejumlah persyaratan teknis dan keselamatan harus terlebih dahulu dipenuhi.
Menurut Lukman, peningkatan kategori Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) menjadi syarat utama, yakni dari kategori lima menjadi kategori tujuh agar memenuhi standar operasional.
Selain itu, landasan pacu yang lama tidak digunakan pesawat jet memerlukan perbaikan, termasuk pekerjaan overlay dan penguatan perkerasan, sehingga kembali memenuhi standar keselamatan penerbangan.
"Selanjutnya perbaikan kesisteman di dalam bandara, baggage, system X-ray, lighting, semua akan dicek kembali untuk menyempurnakan, sehingga bandara ini layak untuk digunakan dengan baik," kata Lukman.
Pemerintah telah menyampaikan pemberitahuan kepada seluruh pemangku kepentingan terkait rencana pengoperasian kembali Bandara Husein. Penentuan rute akan disesuaikan dengan permintaan maskapai penerbangan.











































Komentar Terbanyak
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Viral Turis China Dilecehkan Warlok Bali, Berawal dari Salaman Lalu ke Kemaluan
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030