Bangkitnya pariwisata Thailand didukung dengan kemajuan wisata kuliner di sana. Banyak wisatawan yang tertarik dengan kuliner Thailand.
Baru 6 bulan tahun 2026 berjalan, sudah 15,4 juta wisatawan berkunjung ke Thailand. Kebangkitan pariwisata di Negara Gajah Putih ternyata turut didukung dengan bangkitnya sektor kuliner di sana.
Menurut data dari PMCU (Property Management Chulalongkorn University), banyak turis asing berkunjung ke Thailand untuk berwisata kuliner. Mereka kebanyakan berasal dari China, Eropa dan berbagai negara di benua Asia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari The Nation, Senin (29/6/2026), salah satu kuliner khas Thailand yang menyita perhatian wisatawan adalah boat noodles. Kuliner jenis ini begitu menarik karena simpel namun lezat.
Bagi wisatawan Indonesia, kini tidak perlu jauh-jauh untuk menyicipi boat noodles khas Thailand karena ada kolaborasi antara Lyma dengan Nakhon, lapak jajanan khas Thailand autentik di Fresh Market Bintaro.
Kolaborasi keduanya melahirkan menu baru yaitu Brisket Boat Noodle, memadukan kuah rempah pekat khas Thailand dengan kelembutan daging brisket asap khas Amerika Serikat.
Salma, koki asli asal Thailand di balik Nakhon, menceritakan dirinya berusaha semaksimal mungkin untuk menghadirkan semangkuk mie yang serupa dengan daerah asalnya di Nakhon, Thailand.
Guna menjaga keaslian rasa, hampir 90 persen bahan baku utama Thai Boat Noodle ini diimpor langsung dari Thailand. Meski begitu, hidangan ini dijamin sepenuhnya halal dan aman dikonsumsi oleh umat Muslim.
"Kami mengimpor hampir seluruh bahan baku dari Thailand dengan proses seleksi yang ketat untuk alasan kehalalan. Produk kami dijamin halal karena kami juga sudah mengantongi sertifikat halal resmi," ujar Salma.
Kolaborasi boat Noodles Thailand Foto: (dok. Istimewa) |
Salma menuturkan boat noodle yang dihadirkannya merupakan hasil inovasi panjang. Ia menggunakan kaldu tulang sapi lokal yang direbus dalam waktu lama hingga menghasilkan konsistensi kuah yang kaya rasa dan pekat.
"Di Thailand, kuah boat noodle aslinya diberikan sangat sedikit (nyemek). Namun, karena saya tahu orang Indonesia sangat menyukai kuah, kami memutuskan untuk menambah takarannya agar lebih melimpah. Ini adaptasi yang pas tanpa menghilangkan esensi cara makan orang Thailand," tambah Salma.
Pertemuan antara kuah racikan Nakhon dengan daging brisket melahirkan kuliner lintas budaya yang memadukan aroma asap, tradisi, dan inovasi.
"Awalnya saya tertarik mencoba karena kuahnya berbeda. Kuah Thai boat noodle yang saya tahu biasanya cenderung light (encer). Tapi di Nakhon ini, kuahnya sangat rich dan warnanya deep (pekat). Begitu saya cicipi, rasanya enak sekali. Saya langsung berpikir, kalau dikombinasikan dengan brisket Lyma, rasanya pasti mantap. Akhirnya dari situ saya memberanikan diri untuk mengajak kolaborasi," ungkap Ipam, pengusaha kuliner di balik Lyma.
Perpaduan kuliner dua negara ini sudah dapat dinikmati oleh masyarakat di Lyma cabang Kelapa Gading, Gandaria dan Cideng. Sensasi kuliner autentik Thailand ini layak untuk dicoba para penikmat kuliner.












































Komentar Terbanyak
Femas, Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Terdeteksi di Masjid
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan
Naik Tiga Tingkat! Indonesia Kini di Posisi ke-2 Destinasi Ramah Muslim