Fave+ Hotel Pamanukan di Subang lakukan transformasi untuk berikan pengalaman menginap yang lengkap bagi tamu. Suguhkan kelas 3 bintang di kawasan industri ini.
Dibuka sejak 2022 dengan nama Fave Hotel Pamanukan. Kini mereka menaikkan standarnya demi memenuhi kebutuhan akan akomodasi di Pamanukan, lebih luas lagi area Subang.
Direktur CV Bangun Sejahtera Lestari, (owning company Fave+ Hotel Pamanukan), Vivia Setiawan, menjelaskan transformasi ini coba pihaknya suguhkan untuk memberikan pengalaman baik untuk tamu yang hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harapkan tamu-tamu yang datang pasti mendapatkan fasilitas yang jauh lebih dari sebelumnya, jadi apa yang sebelumnya kurang, pasti akan kami perbaiki di momen ini dan selanjutnya," katanya usai agenda rebranding Fave+ Hotel Pamanukan di lokasi, Rabu (1/7/2026).
Lokasi Strategis, Target Market Luas
Fave+ Hotel Pamanukan ini secara lokasi punya keunggulan untuk menggaet tamu, karena sangat strategis. Ditambah dengan aktivitas yang terjadi di Pelabuhan Internasional Patimban.
Sehingga tamu yang menginap di Fave+ Hotel Pamanukan ini juga tak sedikit merupakan orang-orang yang bekerja di area Pelabuhan Patimban.
Fave+ Hotel Pamanukan. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom) |
"Memang itu akan selalu menjadi taget utama kami. Tapi kami mengundang seluruh masyarakat Indonesia yang mungkin sedang mudik ke area Jawa Tengah atau Jawa Timur, mungkin bisa stay dulu di sini," ucap Vivia.
Efek Pelabuhan Patimban
Efek dari beroperasinya Pelabuhan Patimban ini begitu terasa oleh Fave+ Hotel Pamanukan. Bahkan, Vivia menyebut selama hotel ini beroperasi beberapa tahun lalu, tingkat okupansinya rata-rata di angka 80%.
Fave+ Hotel Pamanukan. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom) |
"Luas biasa, kami sangat bersyukur okupansi kita tinggi dari awal kami bukan mungkin hanya ada beberapa bulan untuk penyesuaian saja. Tapi ketika Patimban Port sudah berjalan proyeknya, okupansi kita hampir 98 persen setiap hati, memang ada naik turunnya ya namanya okupansi tapi rata-rata kami masih di 80 persen ke atas," lanjutt Vivia.
Dan ke depannya, ia optimis bahwa Fave+ Hotel Pamanukan ini mampu memberikan dampak yang baik. Bukan hanya dari sisi bisnisnya saja, tetapi juga untuk ekosistem di sekelilingnya.
"Kita haru selalu optimis, karena bagaimanapun juga di sekitar Pamanukan atau Kabupaten Suban ini sudah semakin berkembang. Industri semakin berkembang, orang-orang yang datang ke daerah kita akan semakin banyak," ungkapnya.
"Itu yang pasti kita targetkan mereka yang akan datang dan menginap menikmati fasilitas-fasilitas yang kami milii di sini," tutup Vivia.













































Komentar Terbanyak
Femas, Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Terdeteksi di Masjid
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan
Naik Tiga Tingkat! Indonesia Kini di Posisi ke-2 Destinasi Ramah Muslim