Bertemu Beruang di Gunung Jepang, 4 Pendaki Dievakuasi Pakai Helikopter

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bertemu Beruang di Gunung Jepang, 4 Pendaki Dievakuasi Pakai Helikopter

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Selasa, 07 Jul 2026 11:07 WIB
Visitors pose for a photo on the first day of climbing season at Fuji Yoshidaguchi Trail (Yoshida Route) at the fifth station of the slopes of Mount Fuji, in Fujiyoshida, Yamanashi Prefecture, Japan July 1, 2024. REUTERS/Issei Kato
Ilustrasi mendaki gunung di Jepang. (REUTERS/Issei Kato)
Sapporo -

Empat pendaki dievakuasi menggunakan helikopter setelah terjebak di sebuah gunung di Hokkaido, Jepang utara, akibat kemunculan seekor beruang cokelat.

Mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan selama sekitar tiga setengah jam hingga akhirnya meminta bantuan. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu kemarin.

Sekitar pukul 14.30 waktu setempat, seorang pria berusia 60-an yang sedang menuruni gunung setinggi 2.141 meter melihat seekor beruang sekitar 50 meter di depan jalur pendakian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Japan Today, Selasa (7/7/2026) polisi mengatakan beruang tersebut memiliki panjang sekitar 1,5 meter. Tak lama kemudian, tiga pendaki lainnya tiba di lokasi yang sama dan ikut berhenti karena khawatir melanjutkan perjalanan.

ADVERTISEMENT

Sekitar pukul 16.50 waktu setempat, salah seorang pendaki menghubungi layanan darurat. Ia melaporkan bahwa rombongan tidak dapat melanjutkan perjalanan setelah berhadapan dengan beruang.

Seluruh pendaki kemudian dievakuasi menggunakan helikopter dan tidak ada korban luka. Insiden itu terjadi sehari sebelum jalur pendakian Gunung Rausu di Semenanjung Shiretoko kembali dibuka untuk umum pada hari Minggu.

Kawasan yang berstatus Situs Warisan Alam Dunia UNESCO itu sebelumnya ditutup sejak Agustus tahun lalu. Penutupan dilakukan setelah seorang pendaki berusia 26 tahun tewas diserang beruang di Gunung Rausu.

Untuk menandai pembukaan kembali jalur pendakian, sekitar 50 pejabat pemerintah daerah dan pendaki mengikuti upacara doa pada Minggu pagi di gunung setinggi 1.660 meter tersebut. Pemerintah Jepang melalui Kementerian Lingkungan Hidup bersama pemerintah daerah telah memperketat upaya pencegahan serangan beruang.

Salah satunya dengan menerapkan sistem peringatan aktivitas beruang cokelat yang dibagi ke dalam empat tingkat kewaspadaan. Langkah itu diambil menyusul meningkatnya jumlah kemunculan beruang dan kasus serangan terhadap manusia di berbagai wilayah.

Otoritas terkait juga terus memetakan habitat beruang untuk mengurangi potensi konflik dengan warga maupun wisatawan.

Pada hari yang sama, serangan beruang juga terjadi di Prefektur Akita, seorang pria berusia 83 tahun diserang saat memetik sayuran liar di pegunungan. Korban mengalami luka di bagian kepala dan wajah, meski begitu, polisi setempat menyebut korban masih dalam kondisi sadar dan dapat berkomunikasi saat dibawa ke rumah sakit.



(upd/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads