Fadli Zon soal Ziarah ke Gunung Kawi: Tradisi dan Budaya Lama

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Fadli Zon soal Ziarah ke Gunung Kawi: Tradisi dan Budaya Lama

Antara - detikTravel
Selasa, 07 Jul 2026 18:15 WIB
Menbud Fadli Zon seusai penetapan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa di TMII, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026).
Menbud Fadli Zon (Taufiq Syarifudin/detikcom)
Jakarta -

Ziarah di Gunung Kawi, Jawa Timur menjadi perbincangan hangat belakangan ini. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari tradisi dan budaya lama.

"Gunung Kawi ya, itu kan kita keberagaman kita di dalam memahami termasuk apa yang terjadi tidak hanya di Gunung Kawi dan di berbagai tempat, itu satu hal yang merupakan mozaik dari tradisi dan budaya lama," kata Fadli dikutip dari Antara, Selasa (7/7/2026).

"Saya kira selama itu bisa memberikan kebaikan, terutama mendatangkan ekonomi budaya bagi masyarakat setempat, dan tidak mengganggu dan tidak merusak, tentu itu kita anggap sebagai realitas kehidupan kita," dia menambahkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ya, kegiatan ziarah di Gunung Kawi belakangan ramai diperbincangkan di platform media sosial menyusul konten yang mengaitkan praktik tersebut dengan upaya pesugihan.

ADVERTISEMENT

Pesarean Gunung Kawi di Kabupaten Malang merupakan makam Raden Mas Soeryo Koesoemo atau Kiai Zakaria II, yang disebut Eyang Djoego, dan Raden Mas Iman Soedjono.

Kompleks makam tersebut sering dikunjungi oleh warga. Banyak warga yang berziarah ke makam tersebut pada perayaan Tahun Baru Hijriah.

Setiap tanggal 1 Muharam, yang juga disebut 1 Syuro, prosesi yang mencakup kirab warga dan tabur bunga dilaksanakan di lingkungan Pesarean Gunung Kawi.



(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads