Mengenal Foios, Kota Kecil nan Indah di Spanyol Tempat Kelahiran Ferran Torres

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mengenal Foios, Kota Kecil nan Indah di Spanyol Tempat Kelahiran Ferran Torres

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Senin, 20 Jul 2026 13:03 WIB
Kota Foios di Spanyol
Kota Foios, Spanyol. (Turisme Comunitat Valenciana)
Jakarta -

Foios mungkin belum setenar Madrid atau Barcelona, tetapi kota kecil di Valencia ini melahirkan salah satu bintang sepak bola Spanyol, Ferran Torres. Kini, nama kota itu ikut mencuri perhatian seiring keberhasilan La Roja menjuarai Piala Dunia 2026.

Torres menjadi bintang dalam berhasil membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Di memastikan gelar juara La Furia Roja dengan sebiji gol di babak perpanjangan waktu.

Torres masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua dalam laga itu. Umpan matang dari Nico Williams langsung disambar oleh Torres dan berbuah gol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Striker klub Barcelona itu merupakan bocah kecil yang berasal dari kota kecil bernama Foios. Kota Foios merupakan sebuah wilayah di I'Horta Nord, Provinsi Valencia, sekitar 10 kilometer atau setengah jam berkendara dari pusat Kota Valencia.

ADVERTISEMENT

Meski lokasinya dekat dengan kota besar, Foios masih mempertahankan suasana pedesaan yang tenang dengan hamparan kebun, pertanian, dan jalan-jalan kecil yang menjadi ciri khas kawasan l'Horta.

Dari laman resmi Turisme Comunitat Valenciana, Foios telah dihuni sejak masa Romawi. Kota itu kemudian berkembang sebagai kawasan pertanian setelah wilayah Valencia ditaklukkan Raja Jaime I pada abad ke-13. Hingga kini, aktivitas pertanian masih menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.

Foios menawarkan suasana berbeda dari destinasi populer di Spanyol. Salah satu bangunan yang menjadi ikon kota adalah Ermita del Santisimo Cristo de la Sangre, yang dibangun kembali di tahun 1942 usai terjadi perang saudara.

Ermita del Santisimo Cristo del la Sangre ini berdiri di samping kanal irigasi utama, di tengah-tengah kebun buah. Arsitektur bangunan bergaya neoklasik

Gereja Paroki Asuncion de Nuestra Senora di Kota Foios, SpanyolGereja Paroki Asuncion de Nuestra Senora.(Carraixet Turisme de I'Horta/Sergi Villanueva)

Selain Ermita del Sanitisimo Cristo del la Sangre, Gereja Paroki Asuncion de Nuestra Senora atau yang dikenal dengan Katedral I'Horta. Bangunan ini punya ciri khas bergaya Barok dengan menara lonceng setinggi 50 meter.

Hamparan lahan pertanian tradisional di sana juga menjadi salah satu lanskap yang menakjubkan bagi wisatawan untuk menikmati kawasan I'Horta Nord. Jalur-jalur di kawasan tersebut banyak dimanfaatkan untuk berjalan kaki maupun bersepeda sambil menikmati perkebunan, ladang sayuran, dan perkebunan chufa, tanaman yang menjadi bahan baku minuman khas Valencia, horchata.

Kota Foios di SpanyolPerkebunan di Kota Foios. (Turisme Comunitat Valenciana)

Foios juga memiliki kuliner tradisional yang masih mudah dijumpai di restoran lokal. Beberapa di antaranya adalah arros amb fessols i naps, hidangan nasi khas Valencia yang dimasak bersama kacang dan lobak, serta aneka kudapan seperti coca cristina dan pastissets de moniato.

Dan saat final Piala Dunia 2026 kemarin digelar, alun-alun kota atau La Plaza de la Foios dibanjiri oleh masyarakat untuk menyaksikan pertandingan tersebut. Dikutip dari media lokal, El Espanol, Wali Kota Foios Sergi Ruiz, mengatakan rasa bangganya karena Ferran Torres berperan penting dalam kemenangan tersebut.

"Kami sepenuhnya berkomitmen mendukung timnas Spanyol dan Ferran Torres, yang selalu mengingat asal-usul dan awal kariernya di sepakbola, dan yang sekarang menjadi bintang internasional. Mungkin salah satu pemain sepakbola terpenting yang saat ini aktif di dunia," kata Ruiz.

Bahkan, sebagai bentuk penghargaan, pemerintah setempat mengabadikan namanya sebagai nama stadion kota, Camp de Futbol Ferran Torres.



(upd/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads