Rumah Para Dewa di Yunani Bakal Jadi Situs Warisan UNESCO

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Rumah Para Dewa di Yunani Bakal Jadi Situs Warisan UNESCO

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Selasa, 21 Jul 2026 07:01 WIB
Gunung Olympus di Yunani
Gunung Olympus di Yunani. (Wikimedia Commons/Jason Pratt)
Jakarta -

Gunung Olympus di Yunani berpeluang besar menyandang status Situs Warisan Dunia UNESCO. Komite Warisan Dunia UNESCO dijadwalkan membahas nominasi gunung yang dikenal sebagai rumah para dewa dalam mitologi Yunani itu pada sidang yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan, pada 19-29 Juli.

Jika disetujui, Gunung Olympus akan ditetapkan sebagai situs warisan dunia kategori mixed site yaitu kawasan yang memiliki nilai alam dan budaya sekaligus. Pengakuan itu akan menjadi pencapaian penting bagi salah satu destinasi paling ikonik di Yunani.

Gunung Olympus merupakan gunung tertinggi di Yunani dengan puncak Mytikas yang berada di ketinggian 2.918 meter di atas permukaan laut. Selain dipercaya sebagai tempat tinggal Zeus dan 12 dewa dalam mitologi Yunani kuno, kawasan ini juga memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi serta menyimpan berbagai peninggalan sejarah dan budaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Euronews, Selasa (21/7/2026) Yunani mengajukan nominasi Pegunungan Olympus ke UNESCO sejak 2014. Namun, dua badan penasihat UNESCO yakni International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan International Council on Monuments and Sites (ICOMOS), meminta pemerintah melengkapi sejumlah data terkait nilai geologi, keanekaragaman hayati, dan proses ekologis kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

Keduanya juga mengusulkan agar situs arkeologi Dion di kaki Gunung Olympus dimasukkan ke dalam berkas nominasi untuk memperkuat nilai budayanya. Wali Kota Dio-Olympos, Evangelos Geroliolios, mengatakan Gunung Olympus memiliki arti yang sangat penting bagi masyarakat setempat.

"Gunung Olympus adalah kehidupan kami, di sanalah kami tumbuh dan gunung itu kami lihat setiap hari. Pada saat yang sama, Olympus juga menyimpan mitologi, sejarah, keanekaragaman hayati, keindahan alam yang unik, serta nilai budaya yang sangat besar," ujar Geroliolios.

Geroliolios menilai pengakuan UNESCO akan menjadi kebanggaan yang melampaui batas Yunani. "Ini akan menjadi sesuatu yang penting bagi seluruh dunia," katanya.

DION, GREECE - FEBRUARY 12: The Roman Theatre at the Archaeological Park of Dion on February 12, 2023 in Dion, Greece. The Archaeological Park of Dion is the most important archaeological site at Mount Olympus in Greece. In the Archaeological Park of Dion  sanctuaries were found from the Hellenistic and Roman periods. The park displays the importance of ancient Dion in the history of Pieria. (Photo by Athanasios Gioumpasis/Getty Images)Taman Arkeologi Dion di Yunani. (Getty Images/Athanasios Gioumpasis)

Namun, ia mengingatkan bahwa status tersebut juga membawa tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Hal serupa disampaikan Presiden Klub Pendaki Gunung Litochoro, Babis Marinidis. Menurutnya, status warisan dunia berpotensi meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi pengelolaan kawasan juga harus diperketat.

"Pertanyaannya adalah, berapa banyak orang yang mampu ditampung gunung beserta ekosistemnya?" ucap Marindis.

Marinidis mengatakan masih ditemukan pelanggaran terhadap aturan konservasi, seperti berkemah dan berenang di kawasan yang telah ditetapkan sebagai area perlindungan. Karena itu, ia menilai pengawasan harus diperkuat jika jumlah pengunjung terus meningkat.

Setiap tahun, Gunung Olympus menarik ribuan wisatawan dan pendaki dari berbagai negara. Namun, perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, jalur yang terjal, serta medan pendakian yang menantang membuat kawasan ini membutuhkan pengelolaan yang baik sekaligus kehati-hatian dari setiap pengunjung.

Bagi warga Litochoro, kemungkinan masuknya Gunung Olympus ke dalam daftar Warisan Dunia UNESCO menjadi pengakuan atas hubungan panjang masyarakat dengan gunung tersebut. Pemilik hotel di Litochoro, Stavroula Vourou, mengatakan kehidupan warganya selama ini tidak pernah lepas dari Gunung Olympus.

"Gunung Olympus bukan sesuatu yang baru kami kenal. Selama bertahun-tahun, gunung ini menjadi sumber kehidupan bagi Litochoro. Litochoro hidup dari Gunung Olympus," kata Vourou.



(upd/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads