Sebuah penerbangan British Airways yang terbang dari Dusseldorf Jerman menuju London Inggris mengeluarkan panggilan darurat saat mendekati Bandara Heathrow. Belum diketahui penyebab pilot melakukan hal ini.
Dilansir dari BBC, Minggu (2/8/2026) otoritas investigasi kecelakaan Prancis mengatakan, panggilan darurat ini dilakukan pesawat Airbus A320 yang terbang dari bandara Dusseldorf di Jerman pada tanggal 6 Juli setelah dua kali peringatan stall pada pesawat. Untungnya, pesawat mendarat tanpa insiden lebih lanjut.
Cabang Investigasi Kecelakaan Udara Inggris (AAIB) mengatakan sedang menyelidiki insiden ini. Belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak maskapai. Namun, mereka akan membantu AAIB dalam penyelidikannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas Investigasi Keselamatan Penerbangan Prancis, BEA, mengatakan bahwa saat pesawat mendekati Heathrow, terjadi kegagalan sistem data yang memicu peringatan stall.
Awak pesawat kemudian menerbangkan pesawat dalam mode berbeda yang disebut 'hukum alternatif', yang menghilangkan beberapa sistem perlindungan penerbangan otomatis. Peringatan stall lainnya kemudian terjadi pada ketinggian 3.000 kaki yang menurut para ahli kemungkinan hanya beberapa mil jauhnya dari bandara.
Panggilan darurat yang telah dilakukan awak pesawat ditingkatkan menjadi panggilan mayday, yang menunjukkan bahaya yang mengancam.
Hingga saat ini penyelidikan masih dilaksanakan dan belum ada informasi apa penyebab panggilan darurat ini dikeluarkan pilot.
Penyelidik keselamatan penerbangan David Gleave mengatakan ada berbagai bentuk panggilan mayday, dan mengirim pesan darurat pasti ada alasan kuat dari pilot.
"Anda mungkin memiliki penumpang yang sakit di dalam pesawat yang membutuhkan perawatan medis segera. Jadi terserah pada kebijaksanaan kapten untuk melakukan panggilan apa, tetapi sangat tidak biasa jika itu adalah kegagalan signifikan di dalam pesawat," katanya.











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030