Penerbangan Qantas dari Sydney di Australia menuju Santiago di Chile terpaksa putar balik setelah pesawat mengalami gangguan teknis di tengah perjalanan. Akibatnya, hampir 200 penumpang harus menunda keberangkatan mereka.
Pesawat QF27 yang dioperasikan menggunakan Boeing 787 Dreamliner itu sudah mengudara sekitar empat setengah jam sebelum berbalik arah. Saat itu, pesawat telah melintasi Selandia Baru dan berada di atas Samudra Pasifik.
Melansir 7News, Senin (3/8/2026) Qantas mengonfirmasi pesawat mengalami masalah mekanis sehingga penerbangan dialihkan sebagai langkah pencegahan. Pesawat akhirnya mendarat dengan selamat di Melbourne sekitar pukul 23.00 waktu setempat pada Minggu (2/8).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Qantas menjelaskan pesawat tidak kembali ke Sydney karena Bandara Sydney telah memasuki jam malam operasional. Seluruh penumpang kemudian diturunkan di Melbourne sambil menunggu penerbangan pengganti.
Meski perjalanan terganggu, sejumlah penumpang mengaku tetap mendapat pelayanan yang baik dari awak kabin selama penerbangan dialihkan.
"Pelayanannya cukup baik. Mereka menjaga kami dengan baik, menyediakan makanan, bahkan minuman beralkohol," ujar salah seorang penumpang.
Namun, ia mengaku kecewa karena rencana perjalanannya harus tertunda. "Yang paling mengecewakan adalah kami harus berangkat lagi besok," katanya.
Qantas kemudian mengakomodasi seluruh penumpang dengan menyediakan hotel untuk bermalam. Maskapai juga menjadwalkan ulang penerbangan menuju Santiago yang akan diberangkatkan dari Melbourne pada Senin siang.
Sementara itu, Boeing 787 Dreamliner yang digunakan dalam penerbangan tersebut masih menjalani pemeriksaan oleh tim teknisi. Hingga kini, Qantas belum menjelaskan penyebab pasti gangguan mekanis yang membuat pesawat harus putar balik di tengah perjalanan.











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA