Bali Bersiap Punya ART dan Water Taxi, Proyek Mulai Dibahas

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bali Bersiap Punya ART dan Water Taxi, Proyek Mulai Dibahas

Rizki Setyo Samudero - detikTravel
Sabtu, 08 Agu 2026 07:39 WIB
Pemerintah Dorong Water Taxi Bali, ASDP Perkuat Integrasi Antarmoda Nasional
Pemerintah Dorong Water Taxi Bali, ASDP Perkuat Integrasi Antarmoda Nasional (Dok. ASDP)
Jakarta -

Bali bersiap menambah pilihan transportasi massal dengan mengkaji pengembangan Autonomous Rail Transit (ART) dan water taxi. Pembahasan proyek tersebut melibatkan Gubernur Bali Wayan Koster, PT KAI, serta Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa juga turut hadir dalam pertemuan tertutup yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Denpasar, tersebut. Adi Arnawa mengatakan rapat membahas kondisi kemacetan lalu lintas di Bali, termasuk rencana pengadaan transportasi publik dan pembangunan jalan.

"Harapan kita apa yang menjadi persoalan bottleneck sekarang, tidak cukup kita hanya membangun ruas jalan. Tapi juga perlu kita membuat skenario lain, khususnya bagaimana mendorong transportasi massal," kata Adi Arnawa seusai pertemuan tersebut, Jumat (7/8/2026), dikutip dari detikBali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adi berharap dua moda transportasi publik itu dapat segera terealisasi. Menurutnya, pertemuan hari ini digelar untuk mengkaji langkah jangka pendek maupun panjang. Hanya saja, Adi belum dapat membeberkan secara rinci kajian yang dibahas dalam rapat tersebut.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, ia menegaskan beberapa skema yang ditawarkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Bali antara lain kereta ART, water taxi, trem, maupun kereta subway yang beroperasi di bawah tanah.

"Ini masih sedang masih paralel, masih dikaji semua," dia menambahkan.

Terkait skema pembiayaan, Adi berujar, saat ini juga masih dalam pembahasan. Adi menyebut pemerintah pusat, Pemprov Bali, dan Pemkab Badung akan bersinergi untuk merealisasikan transportasi publik tersebut.

Ditanya mengenai biaya pembangunan ART sebesar Rp 2,2 triliun dari PT KAI, Adi mengaku belum mengetahui hal tersebut. "Saya belum tahu," ujar dia.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster enggan menjelaskan hasil pertemuan hari ini. Koster meminta awak media bersabar dan menunggu informasi selanjutnya. "Nanti aja dulu," kata dia singkat.



(fem/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads