Kondisi Terkini Bromo: 742 Hektare Terbakar, Pemadaman Terus Dikawal

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kondisi Terkini Bromo: 742 Hektare Terbakar, Pemadaman Terus Dikawal

Faiz Azmi - detikTravel
Selasa, 11 Agu 2026 13:15 WIB
Suasana kawasan Gunung Bromo tanpa pengunjung di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (10/8/2026). Balai Besar TNBTS menutup seluruh akses masuk kawasan wisata Bromo sejak Sabtu (8/8/2026) puku
Suasana kawasan Gunung Bromo tanpa pengunjung di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (10/8/2026). (ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)
Jakarta -

BPBD Jawa Timur membeberkan kabar terbaru kondisi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang terbakar. Total lahan yang terbakar hingga sore ini mencapai 742 hektare.

"Hari ini sudah berdampak pada 742 Hektar lahan yang terbakar dan proses pemadaman terus dilakukan," kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto kepada detikJatim, Selasa (11/8/2026).

Gatot menyebut pemadaman dilakukan dengan berbagai cara mulai pemadaman melalui helikopter, drone, hingga sejumlah unit mobil pemadam kebakaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemadaman dengan tiga helikotpter, satu drone, 8 unit mobil pemadam kebakaran (PMK). Tim yang terlibat Damkar Surabaya, BNPB, kemudian BPBD Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Malang, dan BPBD Jatim," kata dia.

"Dukungan BNPB berupa dua unit helikopter terus berjalan plus satu helikopter Pemprov Jatim. Pastinya dukungan tim darat TNI-Polri serta relawan terus bersinergi untuk pemadaman," dia menambahkan.

ADVERTISEMENT

Gatot juga menyebut water bombing saat ini difokuskan pada area P30, lalu daerah Dingklik, Pasuruan, serta daerah-daerah yang masih punya potensi titik api dengan acuan adanya kepulan asap yang timbul.

"Kondisi saat ini tidak terpantau titik api di wilayah P30 dan wilayah Dingklik. Tim BPBD, Damkar Kota Surabaya, Basarnas, dan petugas gabungan melanjutkan penanganan darat di wilayah Ranupani. BPBD Pasuruan, BPBD Kota Pasuruan serta Relawan melanjutkan penanganan titik api di wilayah Dingklik secara manual," kata dia.

Dari informasi yang dirangkum detikTravel, akibat kebakaran itu beragam vegetasi di kawasan itu turut terbakar, mulai dari edelweiss, cemara gunung, dan rumputan khas Gunung Bromo. Satwa liar juga terdampak, mulai dari elang jawa, lutung jawa, dan berbagai jenis burung.



(fem/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads