Seorang pemandu mengunggah detik-detik gempa bumi yang terasa di Taman Nasional Komodo pada Sabtu (15/8/2026) subuh.
Lewat postingan story Instagram, pemandu dengan akun @s_toni merekam detik-detik gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur. Kebetulan, saat itu ia sedang membawa rombongan turis ke Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gempa M 7,7 terjadi tepat saat matahari terbit. Rombongan turis tampak duduk di puncak bukit sembari ditenangkan oleh pemandu.
"Don't panic guys, (jangan panik)," ucap pemilik video berkali-kali.
Gempa di Taman Nasional Komodo Foto: (S_toni/Instagram) |
Rombongan turis tampak pasrah. Fenomena sunrise yang harusnya megah dan syahdu, seketika menjadi suram. Pohon yang berada di bukit ikut bergoyang seirama dengan guncangan gempa.
Labuan Bajo juga ikut terdampak. Di tengah musim puncak wisatawan asing, keadaan Labuan Bajo tak kalah miris.
Dua turis China terluka akibat gempa. Mereka adalah tamu yang menginap di Hotel Jayakarta Labuan Bajo.
"Dibawa ke rumah sakit. Ada yang luka di punggung, ada yang luka di hidung dan kaki," kata kerabat korban di halaman Hotel Jayakarta, Labuan Bajo, dilansir detikBali.
Informasi tentang turis terluka itu juga disampaikan kerabat korban kepada polisi yang datang ke lokasi. Dua wisatawan itu terluka saat menyelamatkan diri ketika gempa terjadi.
Hotel Jayakarta menjadi salah satu bangunan yang terdampak gempa bumi di Labuan Bajo.
Tembok bagian depan hotel bintang empat tersebut terlihat rusak dan ada bagian dinding yang roboh. Puing-puing batu bata berserakan, plafon di lantai satu hotel itu juga jebol.











































