Artikel terpopuler detikTravel selama sepekan ini adalah mengenai kejadian viral di media sosial, yakni munculnya video dugaan pelecehan seksual terhadap turis China di Bali.
Video itu diambil oleh seorang warga negara asing (WNA) China saat liburan di kawasan wisata Lovina, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali.
Video itu diunggah oleh akun Instagram @aurosa_a. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria lokal mendekati korban yang tengah merekam video outfit check di kawasan Lovina, Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kemudian datang seorang pria lokal dengan kalung peluit. Pria itu awalnya bersikap ramah dengan bersalaman dengan korban dan mengucapkan selamat berlibur. Namun, jabat tangan tersebut ternyata berlangsung cukup lama.
Aurosa kemudian baru menyadari bahwa pria lokal itu mengarahkan tangannya untuk menyentuh bagian kemaluan pria tersebut.
"Kenapa kamu berjabat tangan selama itu? Aku nggak tahu sebenarnya kamu mau melakukan apa. Sampai akhirnya aku sadar, ternyata sudah terlambat," kata Aurosa.
Setelah kejadian tersebut, Aurosa menyebut dirinya menangis dalam perjalanan kembali ke penginapan. Kejadian tak menyenangkan ini juga membuat korban merasa trauma.
Pemerintah Desa (Pemdes) Kalibukbuk kemudian menelusuri kejadian tersebut dan memanggil pelaku bernama Wayan Sedana alias Nane. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (8/8). Namun, Pemdes Kalibukbuk baru mengetahui kejadian itu sehari setelahnya, berdasarkan informasi dari nelayan setempat.
"Kejadiannya Sabtu, kebetulan Minggu baru tahu. Dapat laporan dari nelayan, kemudian Senin kita panggil dan kita selesaikan," ujar Perbekel Desa Kalibukbuk I Ketut Suka, seperti dilansir detikBali.
Suka membenarkan Nane merupakan warga Desa Kalibukbuk. Nane kerap terlihat beraktivitas di sekitar kawasan Lovina.
"Dia sebetulnya warga Kalibukbuk, tapi dulunya orang Kampung Anyar. Sering kelihatan mondar-mandir di jalan, kadang naik Scoopy merah," katanya.
Menurut informasi yang diterima pemerintah desa dari nelayan, Nane diduga menghampiri wisatawan China setelah melihat aktivitas dolphin watching. Pria itu kemudian berjalan ke arah utara hingga kawasan sebelum Hotel Starlight.
"Katanya pagi, menurut nelayan, sehabis lihat tamu dolphin dia jalan ke utara, sebelum Hotel Starlight ketemu tamu China," jelasnya.
Baca juga artikel populer lainnya di bawah ini:
- Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030
- Bawa Pemain AC Milan Pesawat Raksasa Airbus A380 Mendarat di Soetta
- Rebo Wekasan, Rabu Paling Sial, Ada Larangan Berhubungan Intim
- Asal Muasal Kobaran Api yang Hanguskan Ratusan Hektare Lahan di Bromo
- Perbedaan Bahasa Antara Indonesia dan Malaysia yang Mengundang Tawa
- Digigit Ular Saat Traveling? Jangan Disedot atau Diikat, Ini yang Harus Dilakukan
Warganet Heboh, Aplikasi KAI Access Mengalami Error Seharian
Kosakata Bahasa Thailand Sehari-hari Untuk Pemula!
Pilot Dalam Pengaruh Ganja, Pesawat Hilang Ketinggian 91 Meter










































