Vietnam & Malaysia Punya Street Food Terbaik Dunia, Jakarta Peringkat Ketiga

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Vietnam & Malaysia Punya Street Food Terbaik Dunia, Jakarta Peringkat Ketiga

Femi Diah - detikTravel
Minggu, 16 Agu 2026 15:11 WIB
Hoi An, Vietnam - February 22, 2023 - locals enjoy street food at short tables and chairs on a street in Hoi An, Vietnam. Vietnam is well-known for delicious and inexpensive street fare.
Street food Ho Chi Minh peringkat satu dunia versi Time Out 2026. (Getty Images/Suchan)
Jakarta -

Kota di tiga negara Asia Tenggara menguasai deretan street food atau kuliner kaki lima terbaik kedua di dunia pada 2026 versi Time Out. Ho Chi Minh City menjadi juara dunia street food.

Dalam survei Time Out, yang dipublikasikan pada Juni 2026, 63 persen warga lokal menilai street food sebagai kekuatan kuliner utama Ho Chi Minh City. Kekuatan kuliner kota ini tidak hanya terletak pada makanan kaki limanya.

Time Out juga menyoroti perkembangan fine dining di Ho Chi Minh City, termasuk CieL, restoran berkapasitas 15 kursi yang berhasil meraih Michelin Star hanya tujuh bulan setelah dibuka. Ada pula Pot Au Pho 2.0, yang mengangkat pho ke dalam format 12-course tasting menu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perpaduan itulah yang membuat Ho Chi Minh City menarik, di satu kota, wisatawan bisa menikmati pho dan banh mi sederhana di pinggir jalan, sekaligus mencicipi interpretasi hidangan Vietnam dalam pengalaman fine dining berkelas dunia.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, di urutan kedua terdapat Kuala Lumpur. Ibu kota Malaysia itu meraih tingkat persetujuan 62 persen dalam voting oleh Time Out.

Street food di Kuala Lumpur, MalaysiaStreet food di Kuala Lumpur, Malaysia (Getty Images/fotoVoyager)

Menurut Time Out, daya tarik utama Kuala Lumpur bagi pencinta kuliner kaki lima terletak pada semaraknya kawasan Jalan Alor. Jalan Alor dipenuhi deretan lapak makanan terbuka yang mulai ramai setelah matahari terbenam.

Di kawasan itu, pengunjung dapat mencicipi beragam hidangan, seperti sate yang dibakar dengan arang, ikan bakar utuh, hingga char kway teow, mi beras tumis yang biasanya disajikan dengan udang dan tauge.

Suasana kuliner malam di Jalan Alor juga menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung dapat menikmati makanan sambil duduk di kursi plastik

Sementara itu, Jakarta dan Taipei sama-sama menempati posisi ketiga, dengan skor 59 persen.

Di Jakarta, kekuatan street food terasa dari warung-warung sederhana di pinggir jalan. Sepiring nasi goreng dengan porsi melimpah atau gado-gado yang disiram saus kacang bisa menjadi pengalaman kuliner yang tak kalah menarik dari restoran mahal.

Wisata kuliner di Jalan Sabang, Jakarta sudah melegenda sejak masa lampau. Namun kondisi jalanan masih tampak semrawut, terutama di jam pulang kerja.Wisata kuliner di Jalan Sabang, Jakarta sudah melegenda sejak masa lampau. Namun kondisi jalanan masih tampak semrawut, terutama di jam pulang kerja. (Andhika Prasetia)

Di Taipei, suasananya sedikit berbeda. Kota ini terkenal dengan pasar malamnya yang penuh lampu neon, kerumunan pengunjung, dan aroma makanan dari berbagai penjuru. Shilin Night Market menjadi salah satu tempat yang paling terkenal. Di sini, Anda bisa mencicipi omelet tiram yang renyah atau mencoba stinky tofu, makanan fermentasi dengan aroma yang sangat khas.

Mexico City dan Manila kemudian melengkapi posisi lima besar dengan skor masing-masing 58 persen. Di Mexico City, taco al pastor menjadi salah satu bintang utama. Daging yang dipanggang pada tusukan vertikal atau trompo diiris langsung ke atas tortilla, kemudian diberi pelengkap yang membuatnya menjadi salah satu ikon kuliner jalanan Meksiko.

Sementara itu, juga menawarkan beragam makanan kaki lima yang membuat kota ini layak masuk dalam jajaran teratas.

Selain lima kota tersebut, Hanoi berada di posisi berikutnya dengan skor 57 persen. Disusul Johannesburg dan Bangkok, yang sama-sama memperoleh 56 persen.

Berikut 10 kota dengan kuliner kaki lima terbaik di dunia versi Time Out 2026:

  1. Ho Chi Minh City, Vietnam - 63%
  2. Kuala Lumpur, Malaysia - 62%
  3. Jakarta, Indonesia - 59%
  4. Taipei, Taiwan - 59%
  5. Mexico City, Meksiko - 58%
  6. Manila, Filipina - 58%
  7. Hanoi, Vietnam - 57%
  8. Johannesburg, Afrika Selatan - 56%
  9. Bangkok, Thailand - 56%
  10. Mumbai, India - 55%


(fem/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads