Sejumlah hotel di Jepang mulai menawarkan paket menginap yang dirancang untuk membantu tamu mendapatkan tidur lebih berkualitas. Tren tersebut dikenal sebagai sleep tourism.
Konsep ini sebelumnya telah populer di sejumlah negara. Kini, hotel-hotel di Jepang ikut mengadopsinya untuk menarik wisatawan yang semakin peduli dengan kesehatan dan kualitas istirahat.
Dikutip dari Kyodo News, Jumat (21/8/2026) salah satunya Hotel 1899 Tokyo di kawasan Shimbashi. Hotel tersebut menawarkan paket 'Totono-ne' yang mengandalkan efek relaksasi dari teh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam paket tersebut, tamu diminta menjawab beberapa pertanyaan sederhana di sebuah lembar. Jawaban itu digunakan untuk menentukan 'diagnosis' dan tipe tidur mereka.
Setelah itu, tamu akan disajikan teh racikan khusus sesuai dengan tipe tidurnya. Salah satu pilihan teh merupakan perpaduan chamomile dan Mimasaka bancha.
Kamar tamu juga dilengkapi bantal berkualitas tinggi dan garam mandi untuk membantu tidur lebih nyenyak. Sebelum tidur, tamu bisa kembali menikmati secangkir teh yang menenangkan.
"Kami ingin memanfaatkan waktu tidur secara maksimal karena tidur merupakan bagian yang cukup besar dari waktu yang dihabiskan tamu selama menginap," kata perwakilan hotel tersebut, Yuiko Ogawa.
Kemudian, Konsultan senior JTB Tourism Research & Consulting, Kanae Usui, mengatakan tren ini muncul di tengah banyaknya orang yang merasa tidak puas dengan kualitas tidurnya. Di sisi lain, wisatawan juga semakin mencari pengalaman perjalanan yang berkaitan dengan kesehatan.
Menurut Usui, paket seperti itu tidak hanya dapat meningkatkan pengeluaran tamu selama menginap. Hotel juga bisa memberikan pengalaman yang membuat tamu sejenak menjauh dari perangkat digital dan memperbaiki kualitas tidur.
Adapun, Hotel Chinzanso Tokyo di Bunkyo juga menawarkan paket tidur sejak dua tahun lalu. Hotel tersebut menggunakan perangkat khusus untuk mengukur gelombang otak tamu ketika tidur.
Data seperti durasi tidur nyenyak kemudian digunakan untuk memberikan rekomendasi. Tamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter dari klinik yang berada di area hotel.
"Dengan meningkatnya minat terhadap tidur, kami ingin menyediakan paket yang dapat memanfaatkan keunggulan kami karena memiliki klinik," unkap perwakila Hotel Chinzanso, Ayumi Yoshida.
Konsep serupa mulai bermunculan di kawasan resor seperti Malibu Hotel di Riviera Zushi Marina, Prefektur Kanagawa, menawarkan paket 'Sleep Well Stay' sejak Februari lalu. Paket itu hanya tersedia untuk satu kelompok tamu setiap hari.
Staf pengelola resor, Aki Uchimura, menjelaskan salah satu fasilitasnya berupa tempat tidur yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tamu. Kasur dipilih berdasarkan posisi tidur dan kebiasaan tamu.
"Keheningan di tepi laut membantu tidur tamu untuk lebih nyenyak," sebutnya.










































