Beli 3 Kursi Kereta, 1 Dipakai Taruh Camilan, Dua Penumpang Picu Polemik

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Beli 3 Kursi Kereta, 1 Dipakai Taruh Camilan, Dua Penumpang Picu Polemik

Femi Diah - detikTravel
Minggu, 23 Agu 2026 18:15 WIB
Tangkapan layar penumpang kereta
Tangkapan layar penumpang kereta (Tangkapan layar)
Jakarta -

Dua perempuan yang sedang naik kereta menjadi sorotan dan memicu perdebatan di media sosial. Mereka membeli tiga kursi kereta, tetapi menggunakan salah satunya untuk menaruh camilan dan barang pribadi.

Insiden tersebut terjadi pada 18 Agustus di sebuah kereta yang melintas di Provinsi Jiangsu, China. Kedua perempuan itu duduk dalam tiga kursi berderet. Masing-masing duduk di ujung, sedangkan kursi tengah dijadikan tempat menyimpan cemilan.

Persoalan muncul setelah seorang perempuan paruh baya yang hanya memiliki tiket berdiri meminta menggunakan kursi yang tengah tersebut. Namun, kedua perempuan itu menolak memberikan kursi yang telah mereka beli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita berada di kereta yang sama, sudah semestinya saling memahami, bukan?" ujar perempuan tersebut seperti dikutip media setempat dilansir Vietnam Express, Minggu (23/8/2026).

Karena tidak berhasil membujuk keduanya, perempuan itu meminta bantuan petugas kereta. Setelah memeriksa tiket, petugas memastikan bahwa kedua perempuan tersebut memang memiliki tiket sah untuk ketiga kursi.

ADVERTISEMENT

Petugas kemudian menjelaskan bahwa keputusan untuk memberikan kursi tersebut kepada penumpang lain sepenuhnya berada di tangan pemilik tiket.

Perempuan tersebut akhirnya harus berdiri hingga perjalanan selesai.

Perwakilan China State Railway Group kemudian mengonfirmasi bahwa penumpang yang membeli tiket memiliki hak untuk menggunakan kursi yang dibelinya. Penumpang lain yang ingin menggunakan kursi tambahan harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari pemilik tiket.

Kejadian itu pun memicu perdebatan sengit di media sosial China. Banyak warganet membela kedua perempuan tersebut karena mereka telah membayar ketiga kursi dan berhak menggunakannya.

"Memberikan kursi adalah bentuk kebaikan, bukan kewajiban," menjadi salah satu komentar yang banyak diulang dalam perdebatan tersebut.

Sejumlah warganet juga menilai kedua perempuan itu tidak seharusnya disebut tidak berperasaan hanya karena menolak memberikan kursinya.

Sebagian warganet lain mengkritik perempuan yang meminta kursi itu. Mereka menilai tindakannya sebagai bentuk tekanan moral karena meminta petugas kereta membujuk kedua perempuan itu agar menyerahkan kursinya.

Namun, ada pula yang berada di pihak perempuan tersebut. Mereka berpendapat bahwa kursi kereta seharusnya digunakan oleh penumpang, bukan untuk menyimpan barang atau makanan, apalagi di rute yang padat dan tiketnya sulit didapatkan.

Bagaimana pendapat traveler?



(fem/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads