Penemuan mayat di ruang roda pesawat (wheel well) di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), Malaysia bikin geger. Jenazah tersebut ditemukan setelah pesawat dari Jepang mendarat pada Kamis (27/8/2026).
Mengutip The Independent (Jumat (28/8/2026), pesawat tiba di KLIA Terminal 2 (KLIA2) sekitar pukul 06.30 waktu setempat. Sekitar 25 menit kemudian, tepatnya pukul 06.55, petugas teknis menemukan tubuh seseorang di dalam kompartemen ruang roda pesawat.
Awalnya, petugas mencurigai adanya sesuatu yang tidak beres setelah mencium aroma tidak sedap dari area tersebut. Ketika kompartemen dibuka untuk diperiksa, mereka mendapati jenazah yang diperkirakan merupakan seseorang berusia sekitar 20-an tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruang roda (wheel well) adalah bagian di bawah badan pesawat yang menjadi tempat roda pendaratan beserta sejumlah perangkat pendukungnya saat roda tidak digunakan selama penerbangan.
Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada kepolisian yang bertugas di Bandara Kuala Lumpur. Kepolisian Kerajaan Malaysia kemudian mengirimkan tim forensik ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Dari pemeriksaan awal, polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari 72 jam sebelum jenazah ditemukan. Saat ditemukan, korban diketahui mengenakan celana jeans dan kemeja putih. Namun, tidak ada dokumen identitas yang ditemukan pada tubuh korban.
Sampai saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap identitas korban sekaligus mengetahui penyebab kematiannya. Polisi juga belum mengungkap jenis kelamin korban.
Informasi mengenai maskapai yang mengoperasikan pesawat tersebut juga belum disampaikan oleh pihak berwenang. Demikian pula dengan kepastian apakah penerbangan tersebut berangkat dari Bandara Haneda atau Bandara Narita di Jepang.
Itu bukan kasus pertama. Pada Juni 2026, jenazah seorang pria ditemukan di ruang roda pesawat Air Arabia setelah pesawat tersebut tiba di Bandara Gatwick, Inggris, dari Maroko.
Sebelumnya, pada Desember 2024, tubuh seorang pria juga ditemukan di bagian ruang roda pendaratan pesawat United Airlines setelah pesawat tiba dari Chicago, Amerika Serikat.










































