Dua orang turis Italia selamat dari banjir bandang meluluhlantakan Nepal pada Rabu (26/8/2026). Mereka merasa beruntung karena berhasil evakuasi tepat waktu.
Mereka adalah Valentina Piccinini dan Stefano Lutumolo. Dua turis ini sedang liburan ke Bidur di Distrik Nuwakot di Provinsi Bagmati, Nepal.
Kengerian banjir itu masih berada di belakang kepala Valentina dan Stefano. Bagaimana tidak, mereka berada di dalam bus saat bencana itu terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stefano berkata bahwa saat itu tiba-tiba saja sesuatu menghantam bus mereka. Di sana ada deretan bus pariwisata yang sedang dalam antrean.
"Sesuatu menghantam bus kami, sekitar 30 meter tingginya," ucap Stefano kepada wartawan CNN Will Ripley.
Valentina bilang kalau keselamatan mereka benar-benar tergantung pada pemandu.
"Saya hanya mengikuti tangan pemandu. Saya tidak bisa dengar apa-apa, semua gelap dan berantakan," ungkapnya.
Sebagai penyintas, dua turis ini masih memproses bencana yang mereka alami. Tak ada yang bisa mereka lakukan selain pasrah dan menanti bantuan yang ada.
Berdasarkan data terbaru per 31 Agustus 2026, jumlah korban akibat banjir bandang dan tanah longsor dahsyat di Nepal telah melonjak drastis hingga 903 orang tewas. Selain itu, otoritas penanggulangan bencana setempat melaporkan bahwa 4.247 orang masih dinyatakan hilang.
Lebih dari 9.400 orang berhasil diselamatkan, termasuk ratusan wisatawan asing. Saat ini, sekitar 403 warga negara India dilaporkan berhasil menyeberang dengan selamat dari perbatasan Tiongkok menuju posko aman di Nepal, sementara proses pencarian ratusan turis asing lainnya yang hilang masih terus berjalan.










































