Dua Pria Gondol Kalung Berlian Ratu Mesir Senilai Rp 71 Miliar dari Museum

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Dua Pria Gondol Kalung Berlian Ratu Mesir Senilai Rp 71 Miliar dari Museum

Femi Diah - detikTravel
Selasa, 01 Sep 2026 14:11 WIB
Ilustrasi pencurian
Ilustrasi pencurian (Getty Images/iStockphoto/sestovic)
Wina -

Kalung mewah bertahtakan 673 berlian milik Ratu Mesir raib dicuri dari Museum Seni Terapan (MAK) di Wina, Austria. Kepolisian setempat bergerak cepat melacak jejak pelaku pencurian spektakuler tersebut.

Dilansir The Guardian, Selasa (1/9/2026), polisi Austria menduga pencurian itu dilakukan oleh dua pria. Nggak main-main, kalung yang dicuri merupakan kalung platinum 200 karat bertakhtakan 673 berlian.

Kalung itu dipinjamkan ke sebuah museum di Wina itu. Kalung tersebut memiliki nilai sejarah tinggi dengan pernah menjadi milik keluarga kerajaan Mesir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepolisian Wina kemudian merilis foto-foto tersangka yang terekam kamera keamanan selama perampokan di MAK. Dalam foto-foto itu, pelaku tidak mengenakan topeng.

ADVERTISEMENT

Mereka membeli tiket pameran untuk masuk ke dalam museum kemudian menghancurkan etalase kaca dengan palu selama jam buka pada Kamis siang dan melarikan diri dengan kalung berlian tersebut.

"Para pelaku melarikan diri dengan perhiasan tersebut ke arah yang tidak diketahui," pernyataan kepoisian.

Para petugas menyebar ke seluruh pusat kota dan mengerahkan anjing pelacak polisi untuk mencari para tersangka. Surat kabar Kronen mengatakan para penyelidik percaya bahwa orang-orang itu kemungkinan sedang menjalankan "pekerjaan kontrak" atas nama sebuah geng kriminal.

MAK mengatakan bahwa perhiasan tersebut dicuri dari pameran perhiasan yang telah dipajang sejak Juni, menampilkan lebih dari 300 karya dari desainer Prancis Van Cleef & Arpels. Tidak ada yang terluka, meskipun ada beberapa saksi di ruangan tersebut pada saat itu.

Kalung Pernah Jadi Milik Permaisuri Nazli

Kalung itu bukan kalung biasa terlepas dari berlian yang bertahta di sana. Dokumentasi untuk pameran tersebut menyebutkan bahwa kalung itu pernah menjadi milik Permaisuri Nazli dari Mesir, yang mengenakannya pada pernikahan putrinya, Fawzia, dengan putra mahkota Iran saat itu, Mohammad Reza Pahlavi , yang kemudian menjadi Shah, pada tahun 1939.

Kalung itu dijual oleh Sotheby's di New York pada 2015 seharga USD 4,3 juta atau sekitar Rp 71 miliar.

MAK menyatakan pameran tersebut menyatukan sekitar 200 benda unik dan jarang terlihat dari koleksinya sendiri dan karya-karya yang mencakup sejarah 120 tahun rumah perhiasan Paris tersebut, dari koleksi warisan Van Cleef & Arpels.

Imbas kejadian itu, tur berpemandu yang direncanakan untuk Jumat sore dibatalkan di situs web museum dan pameran. Semestinya acara tersebut berakhir pada 27 September, tetapi kemudian ditutup sementara.



(fem/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads