Garuda Hentikan Penerbangan Imbas Erupsi, Penumpang Bisa Refund dan Jadwal Ulang

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Garuda Hentikan Penerbangan Imbas Erupsi, Penumpang Bisa Refund dan Jadwal Ulang

Femi Diah - detikTravel
Senin, 07 Sep 2026 08:17 WIB
Pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Garuda Indonesia mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) kembali melayani penerbangan komersial menggunakan pesawat jet berbadan sedang
Garuda Indonesia beri keleluasaan penumpang untuk refund dan reschedule penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)
Jakarta -

Maskapai Garuda Indonesia membatalkan seluruh layanan penerbangan hingga Senin (7/9/2026) akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Penumpang bisa mengajukan refund atau pengembalian dana atau reschedule atau penjadwalan ulang penerbangan.

Pembatalan penerbangan tersebut berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung. Corporate Communications Division Head Garuda Indonesia Dicky Irchamsyah mengatakan keputusan itu dilakukan setelah perpanjangan penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Husein Sastranegara, dan Bandara Radin Inten II oleh otoritas terkait.

"Penyesuaian tersebut menyusul perpanjangan penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Husein Sastranegara, dan Bandara Radin Inten II oleh otoritas terkait," kata Dicky dalam keterangannya, dikutip Senin (7/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain melakukan penyesuaian jadwal, Garuda Indonesia juga melakukan pemeriksaan teknis secara menyeluruh terhadap pesawat yang terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan armada yang kembali beroperasi telah memenuhi standar keselamatan dan kelaikudaraan (airworthiness).

"Operasional penerbangan akan dilaksanakan kembali secara bertahap setelah bandara dinyatakan dapat beroperasi oleh otoritas terkait, seluruh persyaratan keselamatan terpenuhi, dan kesiapan armada telah dipastikan sesuai ketentuan yang berlaku," kata dia.

ADVERTISEMENT

Garuda Indonesia menyediakan opsi perubahan jadwal penerbangan maupun pengembalian dana penuh (full refund) sesuai ketentuan yang berlaku bagi traveler yang terdampak perubahan operasional penerbangan itu.

"Permohonan tersebut dapat diajukan hingga 14 September 2026," ujar Dicky.

Dia juga mengimbau penumpang yang memiliki tiket penerbangan pada periode terdampak untuk mengecek status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi Garuda Indonesia sebelum menuju bandara.

Garuda Indonesia menyatakan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas serta pemangku kepentingan terkait. Informasi terbaru mengenai operasional penerbangan akan disampaikan melalui kanal komunikasi resmi maskapai.



(fem/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads