Dasar Sungai Jeneberang, Gowa, mengering saat musim kemarau. Penurunan debit air menyingkap hamparan bebatuan yang menarik perhatian warga.
Lekukan pada bebatuan yang terbentuk akibat proses erosi menciptakan pemandangan unik. Dari kejauhan, hamparan batu yang membentang di sepanjang aliran sungai itu tampak seperti kawasan batuan alami.
Warga berfoto di area aliran Sungai Jeneberang yang mengering di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2026). Foto: ANTARA FOTO/Arnas Padda |
Kondisi tersebut justru dimanfaatkan warga sebagai destinasi wisata dadakan. Sejumlah warga datang untuk menikmati suasana sekaligus mengabadikan momen dengan berfoto di area dasar sungai yang mengering.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fenomena mengeringnya Sungai Jeneberang terjadi di tengah musim kemarau dan pengaruh fenomena El Niño. Meski menjadi daya tarik sementara bagi warga, kondisi tersebut juga menjadi gambaran berkurangnya debit air selama musim kering.
Artikel foto mengenai keringnya Sungai Jenebarang menjadi artikel terpopuler, Selasa (15/9/2026). Baca juga artikel populer lainnya di bawah ini:
- Ditinggali Banyak WNA, Dua Desa di Bali Masuk Pengawasan Khusus
- Sherpa: Pegunungan di Nepal Tidak Tutup, Tolong Datang
- Salut! 10 Kota Terbersih di Dunia, Singapura Peringkat Kedua
- China Balas Dendam ke Jepang, Naikkan Biaya Visa 7 Kali Lipat!
- Detik-detik WN China Ditangkap di Bandara, Tombak-Santap Penyu di Raja Ampat
- Diduga Tangkap dan Makan Penyu di Raja Ampat, WN China Diamankan di Bandara
- Malaysia Tangkap Pilot Kedua di Kasus Penyelundupan Narkoba ke Indonesia
- Demam Hyrox & Marathon Bikin Hotel Tak Sekadar Tempat Menginap
- Nepal yang Mulai Sunyi dari Turis
- Jangan Tinggalkan Koper Bekasmu di Jepang











































