Ngeri! Terjadi Lagi, Penumpang Paksa Buka Pintu Pesawat di Udara

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ngeri! Terjadi Lagi, Penumpang Paksa Buka Pintu Pesawat di Udara

Bonauli - detikTravel
Kamis, 24 Sep 2026 22:12 WIB
Pintu darurat.   dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi (Dikhy Sasra/detikFoto)
Karrata -

Seorang pria membuat satu penerbangan dalam bahaya. Di atas langit, dia mencoba membuka pintu darurat secara paksa.

Thomas Raymond Foster (41) adalah pelakunya. Saat itu ia terbang dengan Qantas dari Karrata pada Senin (21/9). Penerbangan berjalan lancar sampai tiba waktunya untuk mendarat.

Awak kabin meminta penumpang untuk mengencangkan sabuk pengaman. Namun, Foster berdiri dari tempat duduknya. Ia kemudian menuju pintu darurat dan mencoba untuk membukanya secara paksa, seperti dikutip dari News.com.au pada Kamis (24/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penumpang lain berusaha untuk menghentikannya. Namun Foster malah ngamuk. Foster mendorong si penumpang dan menendang kursi. Awak kabin datang menghadang, tapi Foster konsisten untuk terus memaki.

Kelakuannya pun dilaporkan ke petugas darat. Saat pesawat tiba, petugas polisi sudah bersiap untuk mengawal Foster keluar dari sana. Pesawat itu tiba di Bandara Perth pukul 16.05 waktu setempat.

ADVERTISEMENT

Pria berusia 41 tahun itu telah didakwa dengan menyebabkan kerugian pada pejabat Persemakmuran, membahayakan keselamatan pesawat, tidak mematuhi instruksi awak kabin, dan perilaku tidak tertib.

Pelaksana Tugas Inspektur Hayly Faithfull dari Kepolisian Federal Australia (AFP) mengatakan mereka berkomitmen untuk memastikan keselamatan masyarakat yang bepergian dan menjaga keamanan penerbangan.

"AFP berkomitmen untuk bekerja sama erat dengan mitra maskapai penerbangan dan otoritas bandara untuk menanggapi insiden ketika terjadi, dan untuk mengambil tindakan yang tepat jika perilaku tersebut dianggap melanggar hukum," ucapnya.

Forster diberikan jaminan di Pengadilan Magistrat Perth pada hari Selasa dan kasus tersebut ditunda hingga 27 November.



(bnl/wsw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads