Setelah tutup selama sekitar 7 tahun, Bandara Internasional Kansai ingin kembali membuka rute internasional. Salah satu yang dibidik adalah rute menuju Indonesia.
Mengutip Kyodo News, Rabu (30/9/2026), Representative Director and CEO Kansai International Airport Yasuaki Mikami mengatakan pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan beberapa maskapai untuk membuka penerbangan ke Indonesia. Selain Indonesia, negara lain seperti India juga dibidik.
"Kami ingin menangkap peluang di pasar dan meningkatkan jumlah rute penerbangan," ujar Yasuaki Mikami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rute dari Kansai menuju Indonesia dan India dihentikan sejak 2019. Padahal Kansai merupakan salah satu hub transportasi paling sibuk di Jepang. Mikami mengatakan banyak permintaan dari perusahaan di Prefektur Osaka yang akan terbang ke beberapa negara di Asia untuk menggunakan Bandara Kansai ketimbang bandara lain di Jepang seperti Haneda di Tokyo.
"Terbang dari Kansai waktunya lebih ringkas, jaraknya juga lebih pendek," ujar Mikami.
Bandara yang berdiri di pulau buatan ini melayani wilayah Kansai, Osaka dan Kobe.
Salah satu bandara internasional di Jepang ini sudah melakukan perbaikan besar-besaran di Terminal 1 pada bulan Juni lalu.
Seiring dengan perluasan area keberangkatan internasional dan peningkatan fasilitas toko bebas bea, penumpang menghabiskan lebih banyak waktu di bandara, yang tercermin dari kenaikan rata-rata nilai pembelian bulanan barang bebas bea sebesar 10 persen.
Di Bandara Kobe dekat Osaka, pihak pengelola menargetkan untuk memulai penerbangan internasional berjadwal pada tahun 2030. Mikami berharap bandara tersebut akan memiliki rute penerbangan ke Korea Selatan dan Taiwan-wilayah yang sebelumnya telah dilayani melalui penerbangan sewaan-serta ke destinasi-destinasi Asia lainnya.










































