Sebanyak 770 Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega bersama Pendamping dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah mengikuti Perkemahan Wirakarya di Kendal.
Perkemahan seru tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk berinteraksi dengan masyarakat sekaligus berkontribusi melalui berbagai kegiatan pembangunan, baik fisik maupun nonfisik
Perkemahan Wirakarya merupakan bentuk perkemahan yang mengintegrasikan kegiatan kepramukaan dengan kehidupan masyarakat. Para peserta didorong untuk terlibat langsung dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen, menyebut acara ini menjadi bukti pesatnya perkembangan Gerakan Pramuka.
Saat ini, Indonesia tercatat memiliki lebih dari 25 juta anggota Pramuka, di mana Provinsi Jawa Tengah menjadi penyumbang terbesar secara nasional dengan lebih dari 3,3 juta anggota.
Antusiasme tinggi anak-anak sekolah, warga masyarakat, termasuk santri pesantren, menjadikan Pramuka sebagai kegiatan paling diminati dengan capaian 64,64 persen dibanding ekstrakurikuler lainnya.
"Pramuka ini bukan hanya di sekolah umum, tetapi sekarang sudah masuk dan berkembang pesat di pondok-pondok pesantren. Organisasi ini paling diminati oleh siswa dan santri. Potensi raksasa di Jawa Tengah ini harus kita siapkan betul untuk melahirkan pemimpin masa depan," kata Taj Yasin, seperti dikutip, Selasa (29/9/2026).
Taj Yasin menegaskan bahwa santri Pramuka yang saat ini berusia 16 hingga 25 tahun adalah sosok yang akan memegang estafet kepemimpinan nasional pada momen Indonesia Emas 2045 mendatang.
"Tahun 2045, pada momen Indonesia Emas, kalian inilah yang nanti akan menjadi pemimpin-pemimpin di negara Republik Indonesia. Kita menyiapkan pemimpin mulai dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, hingga ke tingkat desa," tegas Wagub Jateng itu.
Perhelatan itu rencananya akan berlangsung selama enam hari, terhitung sejak Sabtu (26/9) hingga Kamis (1/10) di Pondok Pesantren Darul Amanah yang terletak di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah, KH. Muhammad Fatwa, menyambut baik amanah besar tersebut dan menegaskan kesiapan penuhnya untuk menyambut kedatangan ribuan peserta dari berbagai daerah.
"Ini adalah kesempatan bagus, kesempatan emas Darul Amanah menjadi tuan rumah acara perkemahan terbesar se-Jawa Tengah. Insya Allah Darul Amanah akan memberikan servis yang terbaik kepada para peserta dan juga pendamping," ujar dia.
Ajang Perkemahan Wira Karya XI 2026 ini akan menghadirkan serangkaian kegiatan yang menarik, edukatif, serta berbagai permainan seru yang dirancang untuk mengasah ketangkasan dan semangat kebersamaan para peserta.










































