RI dan 3 Negara Usulkan Zapin ke UNESCO, Menbud: Budaya yang Saling Terhubung

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

RI dan 3 Negara Usulkan Zapin ke UNESCO, Menbud: Budaya yang Saling Terhubung

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Rabu, 30 Sep 2026 15:09 WIB
Tari Zapin Rodat Palembang
Tari Zapin. (Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam maju untuk menjadikan Tari Zapin sebagai warisan budaya takbenda ke UNESCO dari jalur nominasi bersama.

Keempat negara sepakat karena memiliki akar budaya yang sama, Melayu, melalui Tari Zapin ini menjadi sebuah cermin kekuatan, persatuan, saling menghormati, serta etos kerjasama antarnegara.

Dilansir dari Antara, Rabu (30/9/2026), Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengatakan secara historis kesenian tersebut merupakan jejak budaya yang telah berlangsung sedari lama, yang punya keterkaitan di antara empat negara itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang kita mengusulkan untuk 2027 ini Zapin sebagai warisan budaya takbenda dunia UNESCO Intangible Cultural Heritage of Humanity dari UNESCO. Ini adalah satu buaya yang tentu saja sama-sama kita berbagi, karena pada waktunya di zaman sebelumnya kita tidak terkait dengan batas-batas wilayah, tentu terjadi juga persilangan, pertemuan, migrasi, dan juga akulturasi budaya," kata Fadli Zon, Selasa (29/9).

ADVERTISEMENT

"Dengan demikian kita merawat identitas masing-masing, sekaligus mengakui sejarah budaya yang saling terhubung, dan share heritage yang hidup melintasi batas-batas negara," dia menambahkan.

Dari pengajuan Tari Zapin ke UNESCO ini, Menbud Fadli Zon menjelaskan posisi Indonesia sebagai penghubung ke berbagai komunitas yang berkaitan dengan pelestarian Tari Zapin. Selain itu juga mendukung persiapan persyaratan lainnya, karena dari empat negara itu mempunyai keunikan tariannya yang tersendiri.

"Kita termasuk yang tadi mengontak dengan komunitas-komunitas yang ada, menjahit ya dukungan dari berbagai varian yang ada. Dan di samping tadi juga disampaikan, kita termasuk yang leading untuk penominasian ini," kata dia dari video 20detik.

Sebelumnya, National Heritage Board (NHB) Singapura juga telah menginformasikan kesepakatan pengajuan ini. CEO NHB, Chang Hwee Nee, mengungkapkan kesenian Zapin ini begitu penting untuk Singapura dan negara tetangga lainnya.

Dan ia berharap dengan pengakuan UNESCO terhadap Tari Zapin ini akan memberikan inspirasi kepada generasi selanjutnya untuk melestarikan tarian khas Melayu ini.

"Kami berharap pencapaian ini dapat menginspirasi generasi baru untuk terus menjaga bentuk tari yang berharga ini tetap hidup sebagai bagian dari warisan budaya kita. Sekaligus mendorong masyarakat Singapura untuk mengenal dan merangkul kekayaan tradisinya," ujar Chang.



(upd/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads