Turis Nakal, Nekat Merokok di Depan Istana Gyeongbokgung

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Turis Nakal, Nekat Merokok di Depan Istana Gyeongbokgung

Femi Diah - detikTravel
Kamis, 01 Okt 2026 09:09 WIB
SEOUL, SOUTH KOREA - AUGUST 05: Tourists clad in traditional Korean hanbok attire use hand fans and umbrellas to shelter themselves from the summer heat as they stroll through the grounds of Gyeongbokgung Palace in Seoul, South Korea, on August 05, 2
Istana Gyeongbokgung (Anadolu via Getty Images/Anadolu)
Seoul -

Tiga turis asing tertangkap basah merokok di area Istana Gyeongbokgung, Korea Selatan. Mereka terlihat santai duduk sambil mengisap rokok di depan Geunjeongjeon Hall, padahal seluruh kawasan istana merupakan area bebas rokok.

Kejadian itu terekam kamera dan diberitakan Channel A pada 29 September 2026. Seorang warga yang melihatnya meminta petugas menegur mereka karena merokok di tempat yang sudah jelas dilarang.

Setelah selesai berkeliling, ketiga pria itu kemudian diarahkan petugas untuk keluar dari area istana. Mereka bahkan masih sempat berfoto di sekitar pintu masuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu pria yang mengaku berasal dari China membantah telah merokok saat ditanya wartawan. Ia mengatakan wartawan telah keliru dan bahkan bertanya apakah ada bau rokok dari dirinya.

Pemandu wisata yang berada di lokasi mengatakan larangan merokok sebenarnya sudah disampaikan kepada para wisatawan.

ADVERTISEMENT

"Siapa yang merokok di dalam istana? Merokok dilarang di semua tempat wisata," kata pemandu tersebut, dikutip dari The Asia Business Daily, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, petugas juga sudah mengingatkan wisatawan asal China mengenai aturan tersebut. Larangan merokok pun dipasang di sejumlah titik di dalam kompleks istana.

Bukan cuma aksi tiga turis tersebut yang menjadi sorotan. Sejumlah puntung rokok juga ditemukan di dekat area istirahat yang sebenarnya termasuk zona bebas rokok.

Dalam laporan yang sama, beberapa turis asing juga terlihat masuk ke area yang dibatasi. Ada pula yang mendekati instalasi yang sudah diberi tanda agar tidak disentuh.

Seorang wisatawan Korea Selatan mengatakan aturan di tempat wisata seharusnya dihormati oleh semua pengunjung.

"Ini berkaitan dengan tata krama dan ketertiban umum di negara kita, jadi harus dihormati," kata dia.

Gyeongbokgung memang menerapkan larangan merokok di seluruh area istana. Berdasarkan aturan kunjungan Royal Palaces and Tombs Center, pengunjung yang merokok bisa diminta menghentikan kunjungan atau meninggalkan kawasan.

Pengunjung yang tidak mengikuti aturan atau mengabaikan arahan petugas juga bisa ditolak masuk atau diminta menghentikan kunjungannya.

Tak cuma itu, merokok di area bebas rokok pada situs warisan budaya di Korea Selatan juga bisa dikenai denda hingga 100.000 won.

Kasus serupa sebelumnya juga pernah terjadi di Gyeongbokgung. Pada Agustus lalu, penyanyi sekaligus aktor Choi Siwon sempat menegur seorang turis asing yang hendak menyalakan rokok di depan pintu masuk istana saat sedang membuat video promosi.

Setelah ditegur, turis tersebut akhirnya meletakkan rokoknya.

Masalah turis asing yang merokok sembarangan juga pernah muncul di tempat wisata lain di Seoul, salah satunya Cheonggyecheon.

Dalam salah satu kejadian, beberapa turis asing terlihat duduk di tangga batu sambil merokok. Saat diberi tahu bahwa kawasan tersebut bebas rokok, seorang pria asal China menjawab dalam bahasa Mandarin, "Tingbudong", yang berarti "saya tidak mengerti".

Cheonggyecheon juga sempat ramai karena ulah turis yang mengambil "koin keberuntungan" dari air mancur Pal Seokdam hingga ada yang mandi di aliran sungainya.

Pemerintah Metropolitan Seoul telah menetapkan seluruh kawasan Cheonggyecheon, dari Cheonggye Plaza hingga pertemuan dengan Jungnangcheon sepanjang 8,12 kilometer, sebagai kawasan bebas rokok dan alkohol. Pelanggaran aturan tersebut juga bisa dikenai denda.



(fem/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads