Seekor hiu yang nyasar ke sebuah kanal buatan di Busan, Korea Selatan, mendadak jadi pusat perhatian. Bukan cuma menarik kerumunan warga, hiu yang dijuluki 'Bukhangi' itu bahkan mendapat pujian dari wali kota hingga ikut mengerek saham sebuah perusahaan.
Hiu, yang diyakini berjenis bull shark itu, muncul di sebuah saluran air buatan di kawasan pelabuhan Busan, di pesisir tenggara Korea Selatan, pada September ini.
Petugas penjaga pantai sempat berusaha mengarahkannya kembali ke laut. Mereka menyemprotkan air untuk menggiring hiu tersebut keluar dari kanal. Namun, Bukhangi cuek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diamnya Bukhangi yang memiliki panjang sekitar 3,5 meter itu justru menjadi daya tarik. Dia jadi tontonan warga.
Tak cuma itu, Bukhangi bahkan membawa efek tak terduga bagi bisnis di sekitar lokasi. Penjualan es krim berbentuk hiu di sejumlah minimarket laris manis. Bahkan, dilaporkan penjualan es krim itu melonjak hampir 30%.
Wali Kota Busan Chun Jae-soo menilai kehadiran hiu itu sebagai berkah. Dia bahkan memberikan apresiasi langsung kepada Bukhangi.
Jas-soo secara terbuka menyampaikan terima kasih kepada hiu nyasar itu karena telah membantu mempromosikan kota tersebut. Menurutnya, publikasi sebesar itu jika dilakukan melalui cara biasa bisa menghabiskan biaya hingga "triliunan".
Saking populernya, Bukhangi kemudian dipilih sebagai duta humas kehormatan Busan. Dalam pemungutan suara, hiu tersebut memperoleh dukungan mencapai 91%.
Bukan cuma pedagang sekitar yang kecipratan popularitas. Saham The Pinkfong Company, perusahaan di balik lagu viral Baby Shark, sempat melonjak lebih dari 7% setelah kabar tentang hiu tersebut ramai diperbincangkan.
Bull shark sebenarnya lebih banyak ditemukan di perairan tropis dan subtropis. Kemunculannya di perairan Korea Selatan tergolong tidak biasa.
Profesor Kim Jin-koo dari Pukyong National University mengatakan kemunculan hiu di kawasan tersebut "tidak umum sama sekali".
Menurutnya, kenaikan suhu air di sekitar Korea Selatan kemungkinan membuat hiu tersebut bergerak lebih dekat ke wilayah pesisir.
"Seiring suhu perairan di sekitar Korea Selatan meningkat, tampaknya hiu tersebut bergerak lebih dekat ke pantai negara itu," kata Kim.
Namun, popularitas Bukhangi juga diikuti berbagai informasi keliru di media sosial.
Beberapa hari setelah hiu itu muncul, beredar kabar tentang adanya hiu kedua di kawasan tersebut. Warganet bahkan berspekulasi bahwa hiu itu merupakan anak Bukhangi dan membagikan gambar hasil AI yang disebut-sebut memperlihatkan keduanya.
Pejabat dari divisi kebijakan taman Kota Busan kemudian menegaskan belum ada hiu lain yang terlihat sejak kemunculan Bukhangi.
Pihak berwenang juga berencana kembali mencoba memindahkan hiu tersebut pada Jumat. Bukhangi kini masuk dalam daftar satwa yang mendadak menjadi selebritas di Korea Selatan. Sebelumnya, ada Neukgu, seekor anak serigala yang kabur dari kebun binatang pada April lalu.
Neukgu sempat berkeliaran selama sembilan hari sebelum akhirnya berhasil ditemukan dan ditangkap kembali.










































