Salah satu penumpang maskapai Flydubai, Adam Polo, memberikan kesaksian betapa mencekamnya insiden pembajakan pesawat yang dialaminya.
Adam menceritakan detik-detik mencekam saat pesawat ang dia tumpangi nyaris dibajak dan dijatuhkan kopilot ke wilayah Israel.
Adam berada di penerbangan FlyDubai bersama istri dan dua anaknya saat tiba-tiba pesawat itu menukik tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk sesaat gangguan awal terasa seperti turbulensi udara biasa. Tetapi setelah satu detik. Anda merasakan bahwa penurunan dan percepatan jatuhnya tak normal," kata dia, dikutip CNN, Rabu (30/9).
Lebih lanjut, Adam mengatakan listrik, seluruh sitem multimedia, dan pendingin udara di pesawat berhenti berfungsi.
"Orang-orang yang berada di lorong atau hanya pergi ke toilet , mereka jatuh. Siapa pun yang tak duduk juga jatuh," kata dia.
"Jadi seperti wahana roller coaster paling gila yang pernah Anda naiki, tapi dikalikan seribu," imbuh Polo.
Insiden itu menyebabkan pesawat jatuh sejauh 17.400 kaki dalam waktu kurang dari dua menit. Penumpang langsung berteriak dan gelombang turbulensi terus terjadi.
"Sangat terasa sesuatu yang salah sedang terjadi di sini," kata dia.
Flydubai sempat dilaporkan diduga mengalami pembajakan saat terbang dari Dubai, Uni Emirat Arab, ke Tel Aviv, Israel. Pesawat sempat dialihkan ke Arab Saudi melalui wilayah Yordania.
Beberapa saat kemudian pesawat mengirim sinyal darurat umum lalu mengirim lagi sinyal darurat lain yang menunjukkan kemungkinan pembajakan.
Pesawat akhirnya mendarat dengan aman di bandara Tabuk, Arab Saudi. Seluruh penumpang juga dilaporkan dalam kondisi selamat.
Setelah melalui pemeriksaan, gangguan itu terjadi karena perkelahian pilot. Kopilot diduga berusaha menabrakan pesawat dan menikam pilot lain yang diidentifikasi sebagai Kapten Smit Machchha.
---------
Artikel telah tayang di CNN Indonesia.










































