Momen tak biasa terjadi di pesawat Emirates EK123 rute Dubai-Istanbul. Tak lama setelah lepas landas, air tiba-tiba mengucur dari langit-langit kabin hingga membasahi sejumlah penumpang.
Video kejadian tersebut kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman, penumpang terlihat berusaha melindungi diri dari guyuran air menggunakan selimut selama penerbangan.
Dikutip dari Fox News, Sabtu (3/10/2026), salah satu penumpang asal Taiwan, Hsin Ying Chang, menggambarkan air yang jatuh dari kabin seperti air terjun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Air mulai membasahi saya seperti air terjun," ujar Chang.
Ia juga mengaku kecewa karena tidak mendapat penjelasan maupun permintaan maaf secara langsung dari awak kabin saat kejadian berlangsung.
Chang kemudian dipindahkan ke kursi lain yang lebih kering. Namun, kursi tersebut tidak dilengkapi layar hiburan, sehingga ia menghabiskan sisa perjalanan dengan duduk menghadap dinding.
"Saya selalu mendengar bahwa Emirates adalah salah satu maskapai paling mewah di dunia, tetapi pengalaman ini benar-benar mengubah pandangan saya," kata dia.
Emirates mengonfirmasi insiden tersebut. Maskapai menyebut air di dalam kabin bukan berasal dari kebocoran, melainkan akibat penumpukan kondensasi.
Dalam pernyataannya, Emirates mengatakan kondensasi menyebabkan air menggenang di sebagian area kabin sesaat setelah pesawat lepas landas dari Dubai menuju Istanbul pada 17 September 2026.
Awak kabin kemudian memindahkan penumpang yang terdampak ke kursi yang masih kering sesuai prosedur operasional. Emirates juga memastikan aliran air berhenti dan pesawat tetap mendarat sesuai jadwal di Bandara Istanbul.
"Tidak ada kebocoran air susulan yang teramati selama penerbangan. Kami memohon maaf kepada para pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan ini," kata perwakilan Emirates.
Secara umum, munculnya tetesan air dari panel langit-langit pesawat dapat berkaitan dengan kondensasi dari sistem pendingin udara. Namun, penyebab teknis secara spesifik dalam insiden EK123 disebut belum dijelaskan lebih lanjut oleh otoritas penerbangan.










































