Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 01 Jul 2021 10:22 WIB

TRAVEL-TIPS

12 Tips Rahasia Aman Wisata dan Menginap di Hotel

Ilustrasi hotel
Foto: (Getty Images/iStockphoto/Boyloso)
Jakarta -

Saat Corona tengah melonjak, traveler harus semakin ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Nah, ada beberapa tips untuk meminimalisir penyebaran virus Corona.

Dikutip dari Earthtrekkers, point-point ini berdasarkan pengalaman traveler asal Maryland Amerika Serikat, Julie dan tiga temannya yang bepergian selama enam minggu ke Colorado dan Washington. Berikut 12 tips rahasia aman saat traveling dan menginap di hotel berdasarkan pengalamannya.

1. Vaksin

Sebelum traveling sebaiknya traveler vaksin dulu. Hal ini untuk meminimalisir risiko tertular virus Corona.

2. Patuhi peraturan di pesawat

Kursi paling aman adalah di sebelah jendela, karena kursi dekat lorong akan membuat traveler banyak berhubungan dengan orang yang lewat di pesawat. Kini kebijakan mengosongkan kursi tengah pun diterapkan, jadi jangan lupa untuk dipatuhi ya.

Oh iya, jangan lupa juga untuk tes COVID-19 untuk memastikan traveler sehat dan tidak terinfeksi virus Corona. Hasil tes ini dibutuhkan dalam perjalanan udara.

3. Bawa Hand Sanitizer

Mungkin masih ada traveler yang lupa membawa hand sanitizer. Memang kini pembersih tangan akan mudah ditemukan, namun lebih baik traveler bawa hand sanitizer sendiri untuk memaksimalkan kebersihan tangan.

Setiap saat di tempat umum, tentu kita sering bersentuhan dengan benda-benda yang mungkin tersentuh oleh orang lain. Jadi kebersihan tangan dan menghindari menyentuh wajah menjadi cara untuk meminimalisir tertular virus Corona.

4. Pakai Masker

Kini, masih banyak masyarakat yang mengabaikan pemakaian masker meski sudah sering diingatkan. Penggunaan yang direkomendasikan sekarang ialah double masker, yaitu dengan masker medis dan kain.

Nah dalam memakai masker juga jangan lupa memastikan tangan kamu bersih saat menaikan dan menurunkannya ya!

Berdasarkan pengalaman Julie, Colorado dan Washington merupakan dua negara yang mewajibkan pakai masker. Dia dan teman-temannya selalu memakai masker setiap kali keluar di tempat umum apalagi saat berjalan di tempat yang sibuk.

Selain itu mereka menghindari berada di dalam ruangan, kecuali kamar hotel. Makanan yang dipesan dari luar pun dimakan di dalam kamar.

5. Disinfeksi kamar hotel dan mobil sewa

Menurut Julie, setelah check in, dia dan temannya mendisinfeksi peralatan di ruangan dengan tisu basah misalnya gagang pintu, sakelar lampu, remote, termos, meja nakas hingga meja kamar mandi. Begitu pula dengan peralatan di dalam mobil sewa.

6. Tolak layanan pembersihan hotel

Setelah sudah membersihkan hotel sendiri, tampaknya akan berisiko jika ada orang lain yang masuk ke kamar hotel, apalagi merapikan tempat tidur. Ada kemungkinan virus masuk ke dalam kamar.

Jadi, jika ada staf yang menawarkan pembersihan kamar, traveler bisa menggantung tanda privasi di pintu.

7. Pertimbangkan dulu ke mana kamu akan pergi

Hindari lokasi di mana jumlah kasusnya tinggi. Akan besar kemungkinan traveler tertular juga.

Saat Julie merencanakan perjalanan musim panasnya, Colorado adalah negara bagian dengan jumlah kasus rendah. Washington memang ada lonjakan, namun mereka mengunjungi tempat dimana bukan area hot spot virus corona.

Selain itu, mereka terus melihat keadaan Washington saat berada di Colorado dan siap membatalkan perjalanan jika memang kondisi memburuk.

8. Wisata asyik tapi tetap menjaga jarak: Hiking

Wisata luar ruangan lebih direkomendasikan untuk mencegah penularan virus Corona. Saat hiking, traveler bisa menghirup udara segar dan tentu banyak jarak di antara wisatawan.

Julie dan kawan kawan menghindari kota, pameran dalam ruangan hingga toko yang ramai, yang membuat berhubungan dekat dengan orang lain. Beberapa taman nasional pun beroperasi pada kapasitas yang lebih sedikit dari biasanya.

9. Hindari wisata indoor

Sebisa mungkin hindari pertemuan di dalam ruangan. Julie dan teman-temannya bahkan menghindari angkutan umum dan angkutan taman nasional untuk menghindari kontak dengan orang lain.

Hindari pertemuan dengan banyak orang baik di dalam maupun luar ruangan. Pesta besar hingga acara olah raga harus menunggu sampai semua kembali normal.

10. Siapkan makanan sendiri

Jika traveler menginap di apartemen, kamu lebih baik memasak sendiri dan membatasi intensitas kunjungan ke toko. Jika tidak, makan di tempat terbuka.

"Saat kamu tinggal di hotel, yang kami lakukan untuk sebagian besar perjalanan kami, kami mengandalkan makan di luar," kata Julie

"Ada beberapa contoh langka yang kami lakukan untuk sebagian besar perjalanan kami di mana kami makan di dalam (restoran) dan kami hanya melakukan ini jika ruangan memenuhi (besar, berventilasi dan sangat sedikit orang). Meski begitu, ini membuat kami gelisah dan kami lebih memilih untuk membawa dan memakannya di kamar hotel," tambahnya.

11. Pesan semua yang dapat dikembalikan

Kali ini bukan tips aman dari COVID, tapi lebih kepada cara menghemat uang jika rencana perjalanan berubah. Caranya yaitu memesan akomodasi dengan basis pengembalian dana.

"Kami dapat membatalkan rencana kami pada menit terakhir. Jika salah satu dari kami terkena COVID-19 atau aturan perjalanan berubah, kami bisa mendapatkan uang kami kembali," kata Julie.

12. Karantina mandiri setelah di rumah

Setelah kembali ke rumah, jangan lupa melakukan karantina mandiri untuk menghindari terinfeksi kasus Corona tanpa gejala. Hal ini untuk berjaga-jaga untuk menghindari penularan virus ke keluarga, teman atau masyarakat yang dekat dengan kita.

(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA