Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 19 Jun 2022 06:43 WIB

TRAVEL-TIPS

Simak! Do's & Don'ts Saat Menginap di Hotel

Yasmin Nurfadila
detikTravel
Hotel di kawasan Nusa Dua Bali.
Kamar hotel. Foto: (dok Renaissance Bali)
Jakarta -

Jika travelers berencana untuk menginap di hotel, sebaiknya perhatikan hal-hal ini terlebih dulu. Simak!

Menginap di hotel merupakan hal yang umum dilakukan oleh travelers. Baik dengan tujuan berwisata maupun untuk urusan pekerjaan.

Tapi, tahukah travelers bahwa ada hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menginap di hotel. Berikut adalah rangkumannya:

Do's

1. Memesan kamar langsung di situs hotel

Saat ini sudah banyak online travel agent (OTA) yang menyediakan layanan pemesanan hotel. Namun, pengelola hotel lebih menyarankan untuk memesan langsung melalui laman resmi hotel. Karena dengan cara ini travelers bisa mendapatkan berbagai benefit yang tidak didapatkan dari OTA.


"Jika mereka booking di OTA (online travel agent), mereka misalnya cuma dapat harga kamar dan breakfast, atau bahkan harganya belum termasuk breakfast," kata Director of Marketing dari Adiwana Hotels & Resorts Andry Kurniawan.

"Namun, jika misalnya booking lewat hotel, tamu-tamu bisa mendapatkan benefit lebih dari yang dia dapat di online travel agent. Kadang dapet free spa, free dinner, di luar breakfast lah ya. Bisa dapet tambahan-tambahan itu. Kalo ditotal bisa lebih murah itungannya," dia menambahkan.

2. Membawa pulang amenities sekali pakai

Salah satu bagian favorit dari menginap di hotel adalah bisa membawa barang-barang hotel yang tersedia di kamar. Travelers tidak perlu khawatir, karena memang ada barang-barang yang boleh dibawa pulang.

Barang-barang ini adalah amenities yang sifatnya sekali pakai. Seperti sabun, sampo, sikat gigi, sandal, body lotion, bath bomb, kopi, gula, teh, hingga tisu. Untuk tisu, hanya tisunya saja yang bisa dibawa, ya! Kotak tisunya tidak bisa.

"Iya, tissue toilet termasuk amenities kamar, yang bisa dibawa. Termasuk sampo, sabun dan sikat gigi," kata Regional General Manager dari Archipelago International Hotels, Resorts & Residences Doddy Fathurahman.

3. Menikmati air mineral gratis

Salah satu layanan gratis atau complimentary dari hotel adalah penyediaan air mineral. Biasanya air mineral akan disediakan sesuai jumlah penghuni dan lama waktu menginap.

Air mineral dalam kemasan plastik yang tersedia di dalam kamar bisa dengan bebas dikonsumsi. Tapi, travelers juga harus memperhatikan. Karena ada jenis air minum yang tidak gratis. Yaitu air mineral dalam kemasan botol kaca. Seperti yang diutarakan oleh Director of Marketing dari Adiwana Hotels & Resorts Andry Kurniawan.

"Terus yang bisa dipakai tamu, mineral water. Kalo yang kaca nggak, tapi kalau yang plastik itu bisa," ujar Andry.

4. Menginformasikan resepsionis jika akan kedatangan tamu

Saat menginap di luar kota, biasanya ada saja teman atau kerabat yang ingin berkunjung. Beberapa hotel membebaskan penghuni hotel untuk mengajak tamunya ke kamar. Namun, ada pula yang mengharuskan penghuni hotel menginformasikan dulu. Jika akan kedatangan tamu.

Nah, ada baiknya jika travelers yang sedang menginap di hotel mengikuti kebijakan ini. Selain untuk keamanan, ada juga hotel-hotel yang memang membatasi akses. Sehingga jika tidak diinformasikan ke resepsionis, maka tamu tidak dapat masuk.

"Sebetulnya sih kalau dari kita, (tamu) kita arahkan untuk di area publik ya, di lounge. Tapi memang tamu sendiri tidak bisa langsung naik ke lantai tamu (yang akan didatangi). Jadi guest floor itu kan dia harus punya kunci kamar gitu," kata Director of Marketing & Communication dari The Trans Luxury Hotel Anggia Elgana.

"Jadi, gak bisa semua orang misalnya tiba-tiba mau naik ke lantai 7. Atau tiba-tiba ke lantai 9 itu gak bisa. Memang harus diinput dulu di lobi sama tamunya," Anggia menambahkan.

5. Check in & Check out tepat waktu

Waktu check in dan check out hotel akan diinformasikan kepada traveler. Sangat dianjurkan jika travelers mengikuti ketentuan ini. Karena waktu check in dan check out yang ada sudah disesuaikan dengan kebutuhan tamu dan hotel.

Waktu check in ditentukan sesuai dengan waktu umum kedatangan tamu. Sedangkan waktu check out dihitung berdasarkan kebutuhan hotel untuk membersihkan kamar.

"Diperhitungkan dari kebiasaan check in dan check out. Kalau kamar tersedia dan tamu sudah tiba sebelum jam 14.00, biasanya diperbolehkan masuk. Tapi untuk check out lebih strict karena perlu waktu untuk membersihkan kamar," kata Doddy Fathurahman.

6. Memakan sarapan di hotel

Paket kamar yang dipesan biasanya sudah termasuk dengan jatah sarapan. Ada beberapa hotel yang menyediakan sarapan dalam bentuk nasi box dan dikirim ke kamar. Namun kebanyakan hotel menyediakan dalam bentuk prasmanan.

Untuk hotel-hotel dengan sarapan prasmanan, ada baiknya jika travelers menikmati sarapan langsung di tempat. Karena umumnya hotel tidak memperbolehkan sarapan dibawa ke luar.

"Kalo di kita sih memang untuk breakfast hanya untuk di venue aja sih. Tidak diperkenankan untuk dibawa ke luar area," kata Anggia Elgana.

7. Memesan makanan dari luar

Di luar sarapan, biasanya makan siang dan malam tidak termasuk dalam harga kamar. Tamu dibebaskan untuk memilih makanannya sendiri. Bisa memesan langsung di restoran hotel atau memesan dari luar.

Meski menyediakan restoran, namun hotel tidak membatasi ruang gerak tamunya. Travelers bisa dengan bebas memesan makanan dari luar. Baik membeli langsung ke cafe atau memesan menggunakan ojol.

"Boleh aja. Kita tidak melarang untuk tamu bisa membawa makanan. Dia beli atau pesen dari luar itu gak masalah," ujar Andry Kurniawan.

8. Menginap sesuai kapasitas kamar

Setiap jenis kamar memiliki kapasitasnya masing-masing. Kapasitas ini sudah disesuaikan dengan luas kasur dan kamar. Serta dengan mempertimbangkan kenyamanan dan keamanan tamu.

Sangat dianjurkan untuk travelers mengikuti aturan ini. Karena jika melebihi kapasitas, hotel biasanya tetap akan mengarahkan untuk menambah ekstra bed atau memesan tambahan kamar.

"Ketika kita mau booking kamar, secara umum itu aturannya adalah 2 orang. Jadi semua kamar itu kapasitasnya adalah 2 orang. Kecuali memang ada kamar-kamar yang kita sebutkan sendiri bisa kapasitasnya 3 atau 4," kata Doddy Fathurahman.

9. Memberi Tip

Memberi tip pada pegawai hotel bukan hal yang wajib dilakukan. Tapi, jika merasa puas dengan pelayanannya travelers dapat dengan bebas memberi tip. Tidak ada jumlah tip minimum atau maksimum. Travelers bisa memberi sesuai tingkat kepuasan dan bujet yang dimiliki.

"Untuk pemberian tips sangat lumrah di hospitality industry, tapi tidak ada kisaran umum nilainya karena itu adalah apresiasi yang diberikan para tamu untuk pelayanan yang diberikan staff kami," tutur Anggia Elgana.

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT