Traveler, merencanakan liburan tak hanya soal memilih destinasi, tapi juga menentukan waktu yang tepat untuk berburu harga murah. Dengan strategi yang pas, biaya tiket pesawat bisa ditekan jauh lebih hemat.
Salah satu waktu terbaik untuk mendapatkan harga lebih terjangkau adalah saat musim sepi wisata atau low season. Biasanya, periode ini terjadi di luar musim liburan sekolah, akhir tahun, dan hari besar nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir laman Daily Mail, Jumat (27/2/2026), laporan Air Hacks 2026 dari Expedia mengungkap hasil penelitian terbaru terkait waktu paling murah untuk mendapatkan tiket penerbangan. Studi ini menganalisis perilaku, kebiasaan, serta data pemesanan wisatawan secara global guna mengidentifikasi tren perjalanan terbaru.
Hasilnya menunjukkan bahwa pemilihan bulan, hari keberangkatan, hingga waktu pemesanan memiliki pengaruh besar terhadap harga tiket. Dengan memahami pola ini, traveler bisa merencanakan perjalanan secara lebih cerdas dan efisien. Jadi, sebelum buru-buru checkout tiket, ada baiknya cek dulu kapan waktu terbaik untuk terbang agar biaya liburan tetap aman.
Bulan Termurah Untuk Tiket Penerbangan
Traveler yang ingin berburu tiket murah sebaiknya mulai mencatat kalender dari sekarang. Berdasarkan laporan Air Hacks 2026 dari Expedia, bulan Mei disebut sebagai waktu termurah untuk memesan tiket pesawat.
Rata-rata harga tiket di bulan ini tercatat sekitar 21% lebih murah dibandingkan bulan termahal sepanjang tahun, yakni Desember yang identik dengan libur akhir tahun dan lonjakan permintaan.
Khusus untuk penerbangan domestik, Januari menjadi bulan paling ramah di kantong. Tren perjalanan menunjukkan harga tiket di awal tahun cenderung lebih rendah karena periode ini masuk low season setelah libur panjang berakhir.
Sebaliknya, Agustus menjadi bulan dengan harga paling tinggi, bahkan tercatat 26% lebih mahal dibanding Januari. Ini biasanya dipengaruhi musim liburan musim panas di sejumlah negara dan meningkatnya mobilitas wisatawan.
Sementara itu, Juni disebut sebagai bulan paling efisien untuk melakukan perjalanan udara. Wisatawan bahkan bisa menghemat hingga 68% dibandingkan jika terbang pada Desember. Bulan ini bisa menjadi pilihan ideal bagi traveler yang ingin liburan dengan harga lebih terjangkau.
Tak hanya soal bulan, pemilihan tanggal dan hari terbang juga berpengaruh besar terhadap harga tiket. Jika ingin suasana perjalanan yang lebih tenang dan tidak terlalu ramai, tanggal 4, 5, dan 9 Maret disebut sebagai periode dengan tingkat penerbangan paling sepi.
Selain itu, 31 Desember juga menjadi salah satu tanggal dengan tingkat pemesanan paling rendah karena bertepatan dengan momen pergantian tahun.
Tak hanya bulan, hari keberangkatan juga perlu diperhatikan. Jumat tercatat sebagai hari termurah untuk terbang, dengan harga rata-rata 18% lebih murah dibanding hari termahal. Sebaliknya, Sabtu menjadi hari paling mahal untuk penerbangan reguler.
Namun ada pengecualian bagi traveler kelas bisnis. Jika ingin memesan tiket kelas bisnis dengan harga lebih hemat, Sabtu justru menjadi hari paling murah. Sedangkan Rabu tercatat sebagai hari termahal untuk kelas bisnis, dengan selisih harga sekitar 10% lebih tinggi.
Jadi, sebelum menentukan jadwal liburan, ada baiknya traveler mempertimbangkan bulan, tanggal, hingga hari keberangkatan. Strategi kecil ini bisa membuat biaya perjalanan jauh lebih hemat tanpa harus mengorbankan rencana liburan impian.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5