Deutsche Welle News
Video: Akankah Layanan Kereta Tidur di Eropa Tetap Bertahan?
Rabu, 28 Jan 2026 05:17 WIB
Puluhan aktivis di kota-kota Eropa seperti Berlin, Lisbon di Portugal, Helsinki Finlandia, dan sembilan kota lainnya menggelar aksi protes unik dengan menggelar pesta piyama di malam musim dingin. Para aktivis menuntut lebih banyak layanan kereta tidur di Eropa yang terjangkau dan mudah diakses.
Kereta malam dinilai jauh lebih ramah iklim dengan emisi hingga 85% lebih rendang dibandingkan pesawat. Namun, layanan ini kesulitan bertahan karena jumlah penumpang yang terbatas dan ketergantungan pada dana pemerintah. Perusahaan rintisan di Berlin kini mencoba menghadirkan kabin pribadi dan menargetkan untuk beroperasi pada tahun 2029.












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong