detiktravel

Misteri Ikan Dewa di Cibulan

wenni cristina - d'Traveler - Jum'at, 24/02/2012 15:52:00 WIB
detikTravel Community -  

Jalan-jalan ke Cirebon tidak lengkap rasanya kalau belum mengunjungi objek wisata Pemandian Air Dingin Cibulan. Pemandian ini menjadi salah satu objek wisata tertua di daerah Kuningan. Mandi bersama Ikan Dewa saat berada di sini menjadi hal yang menarik dan unik untuk wisatawan.

Objek wisata Cibulan terletak di Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Cirebon, Jawa Barat. Objek wisata ini diresmikan pada 27 Agustus 1939 oleh Bupati Kuningan saat itu, yaitu R. A. A. Mohamand Achmad. sehingga layak bila lokasi wisata ini menjadi salah satu yang tertua di daerahnya. Perkembangannya, pada tahun 1960, Cibulan secara permanen dibangun menjadi kolam renang yang dibuka untuk umum.

Objek wisata Cibulan terletak sekitar 7 km dari Kuningan atau kurang lebih 28 km ke arah Selatan Cirebon. Pada saat berkunjung ke sini, kebetulan kami bersama dengan teman yang kenal dengan petugas penjaga pintu masuk. Alhasil, rombongan kami dapat masuk kedalam objek wisata ini tanpa perlu membayar tiket masuk. Tapi, kalau tak memiliki kenalan alias nggak bisa gratis, pengunjung harus membayar tiket seharga Rp2.000,00 untuk orang dewasa dan Rp1.000,00 untuk anak-anak. Harga yang terjangkau kan untuk kantong?

Kolam pemandian ini berdiri di atas lahan seluas 5 ha memiliki dua buah kolam besar berbentuk persegi panjang. Kolam pertama berukuran 35 x 15 meter persegi dengan kedalaman sekitar 2 m, sedangkan kolam kedua berukuran 45 x 15 meter persegi yang dibagi menjadi dua bagian, masing-masing dengan kedalaman 60 cm dan 120 cm.

Dan, yang membuat unik adalah kedua kolam tersebut dihuni oleh puluhan Ikan Kancra Bodas (Labeobarbus Dournesis), atau yang lebih sering disebut sebagai Ikan Dewa oleh masyarakat setempat. Yang istimewa dari kolam pemandian ini adalah pengunjung dapat berenang bersama ikan-ikan tersebut karena ikan-ikan ini tergolong jinak. Selain itu, jika Anda tidak berenang dan hanya ingin memegang ikan ini saja, dapat menggunakan jasa pawang ikan di sana.

Kedua kolam di Pemandian Cibulan ini selalu rutin dikuras dan dibersihkan setiap 1 sampai 2 minggu sekali, bergantung pada tingkat kebersihan airnya. Nah, yang unik adalah pada saat air kolam dikuras, ikan-ikan yang tadinya berada di dalam kolam akan hilang entah kemana dan ketika kolam kembali diisi airnya, ikan-ikan tadi akan muncul kembali dengan jumlah yang sama seperti sebelum kolam dikuras airnya.

Konon ketika air kolam dikuras, ikan-ikan berpindah ke Kolam Cigugur, Kecamatan Cigugur yang juga merupakan objek wisata serupa di Cirebon. Mitos yang berkembang di masyarakat adalah bahwa ikan-ikan Dewa yang ada di dalam kolam Pemandian Air Dingin Cibulan ini adalah prajurit-prajurit yang membangkang pada masa pemerintahan Prabu Siliwangi sehingga mereka dikutuk oleh Prabu Siliwangi menjadi ikan. Konon ikan-ikan dewa ini dari dulu sampai sekarang tidak pernah bertambah ataupun berkurang jumlahnya. Terlepas dari benar atau tidaknya legenda itu, sampai dengan saat ini tidak ada yang berani mengambil ikan ini karena dipercaya bahwa barang siapa yang berani mengganggu ikan-ikan tersebut niscaya akan mendapat kemalangan.

Selain kolam dengan ikan dewanya, objek wisata Cibulan juga terkenal 7 sumber mata air keramat yang bernama Tujuh Sumur. Ketujuh sumber mata air ini terletak di sudut Barat permandian. Ketujuh mata air tersebut berbentuk kolam-kolam kecil yang masing-masing memiliki nama, yaitu Sumur Kejayaan, Sumur Kemulyaan, Sumur Pengabulan, Sumur Cirancana, Sumur Cisadane, Sumur Kemudahan, dan Sumur Keselamatan. Konon, terdapat kepiting emas di dalam salah satu kolam tersebut. Bila sedang mujur, pengunjung yang bisa melihat kepiting itu permohonannya akan terkabulkan.

Letak ketujuh mata air tersebut mengelilingi sebuah petilasan yang konon merupakan petilasan tempat Prabu Siliwangi beristirahat sekembalinya dari Perang Bubat. Petilasan itu berupa susunan batu seperti menhir dan dua patung harimau loreng, lambang kebesaran Raja Agung Padjadjaran. Tujuh Sumur dan Petilasan Prabu Siliwangi ini akan ramai dikunjungi orang untuk berziarah pada malam Jumat Kliwon atau selama bulan Maulud dalam penanggalan Hijriah. Masyarakat percaya bahwa air dari Tujuh Sumur membawa berkah dan dapat mengabulkan permohonan mereka.

Bila Anda tertarik dan penasaran dengan legenda ikan Dewa ini ada baiknya Pemandian Air Dingin cibulan menjadi alternatif pilihan untuk liburan. Selain murah, tempat ini juga sangat sejuk dan masih banyak pepohonan rindang yang menjadikan suasana di sini semakin alami.

 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Artikel
Terbaru
Most
Popular
 
Must Read close

Follow us on @detiktravel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com