DetikTravel









Malam Paling Cantik & Romantis di Bukit Bintang Gunungkidul

Desi Puspasari - detikTravel - Rabu, 02/01/2013 18:51 WIB
Gunungkidul - Kelap-kelip cahaya dari lampu-lampu rumah penduduk, terlihat bak kilauan bintang dari atas Bukit Bintang. Inilah panorama paling cantik dan romantis, terlebih saat malam hari di Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Bukit Bintang di Pathuk, Gunungkidul, sekilas terlihat seperti kawasan Puncak di Jawa Barat. Bedanya, tak banyak warung di pinggir jalannya hanya ada beberapa warung makan lesehan.

Kalau siang hari, tak banyak orang yang berhenti di daerah ini. Lain cerita saat malam tiba, di sisi jalan ini banyak pedagang kaki lima yang menjual jagung bakar, wedang jahe, dan lain-lain. Rumah makannya juga ramai dikunjungi para pelancong.

Bukit Bintang merupakan wisata malam yang mempertontonkan panorama paling romantis dari atas ketinggian. Dinamakan Bukit Bintang karena dari atas bukit ini pelancong bisa melihat kelap-kelip dari lampu rumah-rumah warga di wilayah Yogyakarta yang terlihat seperti bintang.

Seperti yang detkTravel lihat saat berkunjung ke sana, Minggu (31/12/2012) lalu, Anda dapat melihat pemandangan Yogyakarta dari titik yang cukup tinggi. Ketika malam hari lampu-lampu kota Yogyakarta yang menyala menambah suasana menjadi indah.

Seperti bintang, kelap-kelip lampu tampak berkilau dan menghias sejauh mata memandang. Saat itu, saya memilih tempat duduk di bagian paling pinggir. Dari posisi saya duduk, tampak jelas siluet bukit dan beberapa lampu yang baru menyala. Ya, ketika sampai jam di tangan baru menunjukkan sekitar pukul 18.00 WIB.
Udaranya sangat sejuk, terlebih hari itu gemericik hujan terus menamani selama perjalanan. Tampak kabut turun perlahan menyelimuti bukit-bukit yang terlihat di kawasan tersebut.

"Sayang hujan, kalau tidak dari sini bisa melihat semua pegunungan dan bukit," kata seorang teman yang juga menjadi guide saya, Umi.

Semakin malam, semakin banyak lampu yang menyala. Benar-benar seperti lautan bintang. Hanya saja, kalau mau melihat 'bintang' ini pengunjung harus menunduk bukan mengadah ka atas.

Semakin malam, suasana makin ramai. Rumah makan di sini juga mempercantik tampilannya dengan lampu-lampu. Tidak hanya di rumah makannya, ada pula para pengendara motor yang berhenti di pinggir jalan sambil menikmai jagung bakar. Mereka seperti tak peduli dengan gerimis hujan yang semakin deras.

Kebanyakan dari mereka yang berhenti di bukit ini adalah para remaja. "Makin malam, main banyak yang datang. Kebanyakan mereka yang habis jalan-jalan ke pantai, singgah di sini untuk istirahat dan makan," jelas Umi.

Memang kalau Anda pergi ke kawasan Pantai Baron, Kukup, Sundak, Krakal, dan pantai-pantai Gunungkidul lainnya, pasti melewati bukit ini. Traveler bisa berkunjung ke lokasi ini karena tempatnya sangat mudah ditemukan. Bukit Bintang berada di pinggir jalan penghubung antara Yogyakarta dan Wonosari.

Cuaca dingin, membuat saya ingin menyantap satu porsi soto ayam dan susu jahe. Nyam! Perut kenyang, tubuh juga terasa hangat. Bosan hanya duduk di tempat makan, saya pun berjalan-jalan ke luar sambil mengambil beberapa foto.

Bukit Bintang akan ramai pengunjung disaat hari-hari libur, seperti malam Sabtu, Minggu, dan hari libur lainnya. Seketika, pikiran terasa lebih tenang dan nyaman hanya dengan melihat keindahan Bukit Bintang yang eksotis. Tak salah kalau spot ini jadi yang paling romantis dan cantik menikmati malam di Gunungkidul.
(aff/ptr)
Kawasan Bukit Bintang diselimuti kabut (Desi/detikTravel)
Baca Juga
Foto Terkait

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Most
Popular
 
Must Read close
Twitter Detik Travel
Follow us on @detiktravel
Email To Detik Travel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com