Gedung pelayanan megah ini diperuntukkan terutama bagi pasien atau keluarga pasien yang terlantar. Biasanya mereka memenuhi kolong tangga, di balik seng pembatas proyek pembangunan dan di area lingkungan rumah sakit lainnya. Pada umumnya, mereka tidak cukup ongkos pulang-pergi ke daerah asal. Sedangkan, untuk tinggal di hotel atau penginapan, biayanya tidak terjangkau. Bahkan ada yang terpaksa tinggal berbulan-bulan. Kondisi ini mengganggu aktivitas, membebani anggaran dan kebersihan lingkungan rumah sakit. Dengan biaya sekitar Rp 15 ribu semalam, pasien yang kurang mampu sangat terbantu saat mereka waiting list karena belum dapat kamar atau menunggu hasil pemeriksaan.
Pada bulan Me lalu, dengan dipimpin langsung Imam Teguh Saptono selaku Direktur Utama, BNI Syariah mengadakan kegiatan bersih-bersih dan pemberian bantuan untuk Rumah Singgah Rumah Sakit Umum Cipto Mangunkusumo. Selain karena sesuai dengan tekad berHasanah-nya, kegiatan ini adalah salah satu rangkaian program milad keenam BNI Syariah dengan tema Hasanah A Six: "Sinergi Hasanah Membangun Negeri".
"Terimakasih BNI Syariah atas bantuan yang diberikan kepada Rumah Singgah RSCM. Semoga menjadi kebaikan untuk sesama. Selamat Milad keenam BNI Syariah," begitu ujar Nina Kemalasari, Direktur Pengembangan, Pemasaran RSCM.
Hasanah For Society bergerak serentak di 64 cabang BNI Syariah di 49 kota Indonesia. Tujuannya adalah melakukan perbaikan pada fasilitas umum dan area publik yang berada di sekitar BNI Syariah. Dengan dukungan masyarakat sekitar, mitra usaha, lembaga terkait serta media. "Diharapkan kegiatan ini menjadi gerakan massal penyebaran virus kebaikan" ucap Imam Teguh Saptono selaku Direktur Utama BNI Syariah.
(adv/adv) (adv/adv)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru